Sumsel

Kericuhan Pecah di Kebun Sawit OKI, Dua Warga Terluka dan Fasilitas Perusahaan Dibakar Massa

Kurnia | 24 Juni 2026, 10:41 WIB
Kericuhan Pecah di Kebun Sawit OKI, Dua Warga Terluka dan Fasilitas Perusahaan Dibakar Massa
Kericuhan Pecah di Kebun Sawit OKI, Dua Warga Terluka dan Fasilitas Perusahaan Dibakar Massa. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Kericuhan terjadi di kawasan perkebunan PT Buluh Cawang Plantation (BCP) Kebun Dabuk Rejo, Wilmar Group, Desa Tebing Suluh, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Selasa (23/6/2026) sore.

Peristiwa tersebut bermula setelah dua warga dilaporkan mengalami luka akibat insiden yang diduga melibatkan suara letusan senjata api.

Kejadian itu kemudian memicu kemarahan warga hingga berujung aksi pembakaran sejumlah fasilitas perusahaan.

Informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu sejumlah warga tengah melakukan aktivitas panen sawit di sekitar area perkebunan.

Tiba-tiba terdengar suara letusan yang membuat warga panik. Tidak lama berselang, dua warga Desa Tebing Suluh ditemukan mengalami luka.

Baca Juga: Politik Iran Memanas, Klaim Surat Rahasia Khamenei Picu Kontroversi

Kedua korban diketahui berinisial MU (43) yang mengalami luka pada paha kiri, serta ZA (50) dengan luka di bagian perut sebelah kiri.

Kabar mengenai warga yang terluka dengan cepat menyebar. Situasi yang awalnya hanya tegang berubah menjadi aksi massa setelah ratusan warga mendatangi area perusahaan.

Massa kemudian melakukan perusakan dan membakar sejumlah fasilitas milik PT BCP Kebun Dabuk Rejo.

Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto bersama personel gabungan dari Polda Sumsel melakukan pengamanan sekaligus menenangkan situasi.

"Kami mengedepankan langkah persuasif dan memastikan kondisi tetap aman. Penyelidikan juga dilakukan untuk mengetahui rangkaian kejadian, termasuk penyebab adanya korban luka," kata Eko.

Polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan informasi terkait asal-usul suara letusan yang memicu kericuhan tersebut.

Polda Sumsel juga mengerahkan tambahan personel dari Reserse, Propam, dan Brimob untuk memperkuat pengamanan di lokasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia