Hilang Tiga Tahun, Pria Asal Cianjur Ditemukan Lemas di Lereng Gunung Salak

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah kisah mengharukan datang dari kawasan Gunung Salak, Kabupaten Sukabumi.
Seorang pria asal Cianjur yang telah dinyatakan hilang selama tiga tahun akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh warga setempat.
Pria tersebut diketahui bernama Ayi Solehudin (49), warga Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Ia ditemukan warga pada Senin (25/5) pagi di wilayah Ciparigirang, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada malam sebelumnya.
Ayi pertama kali ditemukan oleh dua warga yang hendak memeriksa saluran air sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat ditemukan, kondisi pria itu cukup memprihatinkan. Pakaiannya basah, tubuhnya terlihat lemas, dan ia tidak mengenakan alas kaki.
Warga kemudian memberikan makanan dan pakaian sebelum menghubungi relawan untuk melakukan evakuasi. Proses penyelamatan berlangsung cukup sulit karena lokasi penemuan berada di kawasan pegunungan.
Ayi akhirnya ditandu menggunakan sarung oleh warga hingga tiba di permukiman sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: 5 Ramalan Zodiak Hari Ini yang Paling Menarik untuk Disimak
Menurut relawan Ambulans Sukabumi Bersatu, Muh Irfan Maulana, pria tersebut sempat sulit diajak berkomunikasi. Namun secara perlahan, ia mulai mampu menjawab pertanyaan sederhana.
"Dia hanya menyebut namanya Ayi dan mengaku berasal dari Cianjur. Awalnya belum diketahui alamat lengkapnya," ujar Irfan.
Untuk memastikan identitasnya, petugas kemudian melakukan pemeriksaan melalui pemindaian sidik jari dan iris mata di Kantor Kecamatan Cicurug.
Hasilnya mengungkap identitas lengkap Ayi beserta alamat tempat tinggalnya di Kabupaten Cianjur.
Setelah identitas diketahui, informasi penemuan tersebut langsung disebarluaskan melalui jaringan relawan di Sukabumi dan Cianjur. Upaya itu membuahkan hasil setelah keluarga Ayi berhasil ditemukan dan dihubungi.
Dari keterangan keluarga, Ayi ternyata telah hilang sejak sekitar tiga tahun lalu. Selama kurun waktu tersebut, keluarga terus berusaha mencari keberadaannya, namun tidak pernah memperoleh petunjuk yang jelas.
Kabar penemuan itu pun menjadi momen haru bagi keluarga yang selama bertahun-tahun tidak mengetahui nasib Ayi.
Pada Senin malam, pihak keluarga datang ke Kecamatan Cicurug untuk menjemputnya dan membawanya pulang ke Cianjur.
Hingga kini belum diketahui secara pasti bagaimana Ayi bisa berada di kawasan Gunung Salak setelah dinyatakan hilang selama tiga tahun.
Namun yang pasti, penemuan tersebut menjadi akhir dari penantian panjang keluarga yang selama ini terus berharap dapat bertemu kembali dengan anggota keluarganya yang hilang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









