Gagal Mendarat! 5 Atlet Paralayang Jatuh di Laut Pangandaran, 1 Tewas, 1 Hilang

AKURAT. CO SUMSEL - Kejuaraan Daerah (Kejurda) terjun payung yang digelar di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diwarnai tragedi memilukan.
Lima atlet terjun payung dilaporkan mengalami kecelakaan dan jatuh di tengah laut.
Insiden ini terjadi pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 10.39 WIB.
Baca Juga: Lampaui Target, Bulog Sumsel Babel Serap 141 Ribu Ton Beras Sepanjang 2025
Adapun kelima korban tersebut atas nama Karni, Kudori, Mustofa dan Widiasih.
Akibat insiden ini, 1 orang dilaporkan tewas dan 1 lainnya masih hilang.
Kronologi Peristiwa
Baca Juga: Tutup Produksi 2025, Pusri Siap Perkuat Operasional dan Transformasi di 2026
Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan mengungkap kronologi singkat insiden jatuhnya atlet paralayang dalam Kejurda terjun payung di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Menurutnya, para peserta tidak landing atau turun pada titik yang semestinya.
Hal itu mengakibatkan kelima penerjun jatuh di tengah laut yang diperkirakan berjarak satu kilometer dari pesisir Pantai Batukaras Blok Sanghyangkalang.
Baca Juga: Rincian Harga Emas Perhiasan Palembang Jelang Tahun Baru 2026
Satu Orang Dinyatakan Hilang
2 dari 5 atlet yang mengalami insiden dinyatakan selamat.
Sementara itu, 1 orang mengalami luka berat dan 1 orang atas nama Rusli dilaporkan meninggal duni.
Baca Juga: Banjir Kalsel Meluas hingga 25 Desa, Tim ERT PPA Pastikan Proses Evakuasi Berjalan Aman
Adapun korban yang masih hilang atas nama Widiasih (58).
Pencarian Dilakukan di Laut dan Darat
Pencarian terhadap Widiasih, atlet parayalang yang jatuh di Laut Pangandaran saat mengikuti Kejurda Terjun Payung 2025 di Kabupaten Pangandaran hingga kini masih terus dilakukan.
Baca Juga: Herman Deru Ancam Tutup Alur Sungai Lalan Jika Dana Jembatan Tak Lunas Malam Ini
Memasuki hari kedua, pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Potensi SAR, Sat Polairud Polres Pangandaran, Brimob Polda Jabar hingga Basarnas.
Petugas melakukan pencarian dengan menggunakan dua jet sky, satu perahu boat, dan tiga perahu jukung.
Selain di laut, pencarian juga dilakukan di pesisir pantai sekitar wilayah Kecamatan Parigi dan Kecamatan Cijulang.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









