Setahun Menghilang Tanpa Jejak, Karin Bocah di Lubuklinggau Belum Ditemukan

AKURAT.CO SUMSEL Satu tahun berlalu sejak hilangnya Karin Putri Buana, bocah perempuan berusia dua tahun asal Kelurahan Sumber Agung, Lubuklinggau Utara I.
Namun hingga kini, kasus yang sempat menggegerkan warga pada 17 Oktober 2024 tersebut masih gelap tanpa kepastian.
Karin dilaporkan hilang dari rumahnya di Talang Mandur sekitar pukul 11.00 WIB. Sang ibu baru menyadari keberadaan putrinya tak terlihat sekitar pukul 15.00 WIB setelah dilakukan pencarian di sekitar rumah.
Informasi hilangnya sang bocah dengan cepat menyebar, membuat warga dan aparat setempat tergerak melakukan pencarian besar-besaran.
Tim gabungan Basarnas, BPBD, hingga kepolisian turun menyisir kebun, parit, hingga sumur-sumur warga.
Namun tujuh hari operasi pencarian intensif tidak menghasilkan satu pun petunjuk. Tidak ada jejak kaki, barang milik korban, atau tanda-tanda lain yang mengarah pada keberadaan sang anak.
Baca Juga: Pencuri Satroni Warung di Jakabaring Saat Pemilik Terlelap, Gas dan Sembako Raib Dibawa Kabur
“Hingga sekarang belum ada kabar. Tidak ada perkembangan sama sekali sejak kejadian itu,” ujar Lurah Sumber Agung, Muhammad Adnan, Jumat (14/11/2025).
Adnan mengatakan, kedua orang tua Karin kini telah berpisah. Sejak pencarian dihentikan tahun lalu, tidak ada lagi laporan atau permintaan lanjutan dari keluarga mengenai proses pencarian.
Bahkan, di tengah ramainya isu penculikan anak belakangan ini, kasus Karin tetap tidak menunjukkan titik terang.
“Kalau memang ada tanda-tanda korban meninggal, pasti ada jasad ditemukan. Tapi ini sama sekali nihil,” ucap Adnan.
Sementara itu, Kapolsek Lubuklinggau Utara I, Iptu Sumardi Candra, menegaskan pihaknya belum menerima laporan baru terkait kasus tersebut.
“Jika ada laporan susulan, tentu akan kami tindak lanjuti,” katanya.
Menurut data pihak kepolisian, sebelum menghilang, Karin bersama ibunya, Dwi, berada di rumah. Ayahnya, Candra, saat itu sedang bekerja.
Sepulang sekolah, kakak kandungnya, Nesta (6), mengajak Karin mandi di belakang rumah. Setelah selesai mandi, Nesta meninggalkan adiknya yang masih bermain air untuk pergi bermain dengan teman-temannya.
Ketika pulang, Nesta datang sendirian. Sang ibu langsung menanyakan keberadaan Karin—dan dari situlah kepanikan dimulai.
Pencarian warga sempat meluas hingga radius beberapa kilometer, termasuk ke kebun-kebun warga dan saluran air.
Namun tidak ditemukan satu pun petunjuk yang mengarah pada hilangnya sang bocah, membuat kasus ini dianggap sebagai salah satu misteri hilangnya anak paling membingungkan di Lubuklinggau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









