Sumsel
HL Sumsel

Daftar WNI Diculik Tentara Israel, Ada Jurnalis hingga Aktivis

Septiyanti Dwi Cahyani | 19 Mei 2026, 08:49 WIB
Daftar WNI Diculik Tentara Israel, Ada Jurnalis hingga Aktivis
Detik-detik tentara Israel mengintersep kapal peserta Global Sumud Flotilla (Instagram/lisiproenca)

AKURAT.CO SUMSEL - Sebanyak lima Warga Negara Indonesia (WNI) yang turut dalam kapal pelayaran kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) pada misi Global Sumud Flotilla 2026 ke Gaza, Palestina diculik militer Israel (IDF).

Hal ini dikabarkan langsung oleh Chiki Fawzi, aktivis kemanusiaan sekaligus salah satu peserta misi perdamaian Palestina yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2026.

Chiki menyebut, sampai saat ini ada lima WNI yang terkonfirmasi diculik atau diintersep oleh tentara zionis Israel. Penculikan itu terjadi pada Senin (18/5/2026) waktu Turki.

Baca Juga: Bansos Mei 2026: Kriteria Penerima hingga Cara Cek Status Pencairan Via Link dan Aplikasi

Adapun dari kelima WNI yang diculik, 4 diantaranya merupakan jurnalis dan 1 lainnya adalah aktivis kemanusiaan. Berikut daftar identitasnya:

  • Thoudy Badai (Jurnalis Republika) - Kapal Ozgurluk

  • Rahendro Herubowo (Jurnalis iNews) - Kapal Ozgurluk

Baca Juga: Jadwal Resmi Lebaran Idul Adha 2026 Versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah

  • Bambang Noroyono (Jurnalis Republika) - Kapal Boralize

  • Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis TV Tempo) - Kapal Ozgurluk

  • Andi Angga (Aktivis Rumah Zakat) - Kapal Josef.

Baca Juga: Jadwal Pencairan Gaji ke 13 Pensiunan Tahun 2026 Lengkap dengan Besaran Nominalnya

Selain itu, ada sejumlah WNI yang masih berlayar. Mereka adalah:

  • Ronggo Wirasnu (Aktivis) - Kapal Zefiro

  • Herman Budianto (Aktivis) - Kapal Zefiro

Baca Juga: Harga Sawit Sumsel Periode II Mei 2026 Melandai, Ini Rinciannya

  • As'ad Aras (Aktivis) - Kapal Kasri Sadabat

  • Hendro Prasetyo (Aktivis) - Kapal Kasri Sadabat.

Pemerintah Kebut Skenario Evakuasi WNI Diculik Israel

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Warga Sumsel Diminta Tak Beli Hewan Kurban di Pinggir Jalan

Pemerintah Republik Indonesia tidak tinggal diam merespons aksi represif militer Zionis Israel di Laut Mediterania.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kini tengah mengebut skenario evakuasi dan memastikan keselamatan para Warga Negara Indonesia (WNI) yang ikut menjadi korban pencegatan dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Jalur Gaza.

Jalur komunikasi intensif juga terus dijalin dengan berbagai pihak terkait untuk memantau kondisi terkini para WNI yang tertahan oleh militer Zionis. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.