Profil dan Sepak Terjang Low Tuck Kwong, Raja Batubara Pembeli Lukisan Kuda Api SBY Seharga Rp6,5 M

AKURAT. CO SUMSEL - Nama Low Tuck Kwong seketika menjadi sorotan publik usai dirinya dilaporkan membeli lukisan "Kuda Api" karya Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pengusaha sekaligus konglomerat yang juga dikenal sebagai Raja Batu Bara itu menjadi penawar tertinggi dalam acara pelelangan lukisan Kuda Api SBY pada Rabu (17/2/2026).
Harga yang ditawarkan sangat fantastis, mencapai Rp6,5 miliar untuk sebuah lukisan kuda berwarna biru dengan kobaran api di belakang tubuhnya.
Baca Juga: Resep Minuman Buah Campur Nata de Coco dan Susu, Segar dan Mudah Dibuat di Rumah
Kini, namanya pun masuk dalam jajaran trending topik mesin pencarian Google.
Siapakah Low Tuck Kwong? Berikut ulasan tentang profil hingga sepak terjang Low Tuck Kwong di dunia bisnis.
Profil Low Tuck Kwong
Baca Juga: Tempat Bukber Hits di Palembang, Sajikan Grill Daging Murah dan View Malam Cantik
Low Tuck Kwong adalah seorang pengusaha besar dari Indonesia.
Ia merupakan pendiri dari Bayan Resources, salah satu perusahaan yang bergerak di sektor tambang batu bara.
Pada akhir Desember 2022, pria kelahiran 17 April 1948 itu menduduki peringkat dua orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes, dengan total kekayaan kala itu mencapai US$25,2 miliar.
Baca Juga: Mengapa Siwak Dianjurkan Rasulullah? Ini Manfaat dan Cara Pakainya
Sepak Terjang Low Tuck Kwong di Dunia Bisnis
Low Tuck Kwong yang lahir di Singapura mengawali kariernya dengan bekerja di perusahaan konstruksi milik ayahnya, David Low Yi Ngo.
Pada tahun 1972, ia memutuskan pindah ke Indonesia dan mulai mendirikan perusahaannya sendiri, PT Jaya Sumpiles Indonesia (JSI) satu tahun setelahnya.
Baca Juga: 10 Negara dengan Durasi Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia
JSI yang bergerak di bidang konstruksi kemudian menjadi pelopor konstruksi pondasi tumpuk (pile foundation) yang kompleks.
Pada tahun 1988, JSI berekspansi ke bisnis penambangan batubara dan menjadi kontraktor tambang terkemuka.
Setelah 10 tahun pindah ke Indonesia, Low Tuck Kwong memutuskan berganti kewarganegaraan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) seutuhnya.
Baca Juga: Spesifikasi Pesawat Pelita Air AT 802 yang Jatuh di Nunukan Kalimantan Utara
Ia lalu membeli tambang batubara pertamanya melalui PT Gubungbayan Pratamacoal pada tahun 1997.
Di tahun selanjutnya, melalui PT Dermaga Perkasapratama, ia semakin menekuni dunia batubara dengan mengoperasikan sebuah terminal batubara di Balikpapan.
Melalui bisnis pertambangan batubaranya (Bayan Resources), Low Tuck Kwong kini menjadi orang terkaya keempat di Indonesia dan 116 di dunia.
Baca Juga: Fakta Terbaru Tragedi Pelita Air Jatuh di Nunukan, Pesawat Dipastikan dalam Kondisi Laik Terbang
Berdasarkan data Real Time Net Worth Forbes pada Kamis (19/2/2026), Low Tuck Kwong tercatat memiliki total kekayaan sebesar US$ 20,4 miliar atau setara Rp344,7 triliun (kurs Rp16.901).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









