13 Daerah di Sumsel Masih Berstatus Siaga Banjir, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak 13 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih berstatus siaga bencana, khususnya banjir dan longsor, menyusul potensi curah hujan tinggi di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh kabupaten/kota untuk tetap siaga dan terus memantau kondisi debit air di masing-masing wilayah.
“Daerah-daerah yang rawan saat ini masih dalam status siaga. Ada 13 kabupaten/kota termasuk Palembang yang masuk kategori tersebut. Kita sudah meminta seluruh daerah untuk waspada dan melakukan pemantauan secara intensif, terutama terhadap peningkatan debit air,” ujar Iqbal, Senin (21/4/2025).
Menurutnya, sejumlah daerah juga telah memasang alat pemantau debit air untuk mendeteksi secara dini potensi kenaikan air yang bisa berujung banjir.
“Beberapa daerah sudah memasang alat pemantauan debit air. Ini sangat membantu, terutama ketika terjadi lonjakan air secara tiba-tiba. Dengan alat ini, kita bisa mengambil langkah cepat,” jelasnya.
Baca Juga: Sudah 4 Kali Dibobol Maling, IRT di Jakabaring Kembali Kehilangan Ponsel Saat Tidur
Meski begitu, Iqbal memastikan bahwa kondisi banjir di Sumsel saat ini masih dalam tahap yang bisa ditangani. BPBD juga telah menyiapkan personel, peralatan, dan logistik untuk menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi.
“Kesiapan personel, peralatan, dan logistik sudah kita siapkan. Jadi saat ini kita masih bisa handle jika terjadi banjir,” tegasnya.
Iqbal pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah aliran sungai dan perbukitan.
“Kami harap masyarakat tetap waspada dan tidak panik. Pantau informasi resmi dan segera melapor jika melihat tanda-tanda bahaya seperti kenaikan debit sungai atau pergerakan tanah,” pungkasnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah merilis daftar wilayah yang berpotensi mengalami banjir dan tanah longsor selama musim hujan. Wilayah tersebut antara lain Kota Palembang, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), OKU Selatan, Muara Enim, dan Empat Lawang.
Selain itu, wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), OKU Timur, Ogan Komering Ulu (OKU), Musi Rawas Utara (Muratara), Kota Pagar Alam, dan Kabupaten Lahat juga masuk dalam daftar rawan bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









