Sumsel

Diduga Regulator Gas Bocor Saat Masak Teh, Kebakaran Hanguskan Dua Kios dan Tiga Rumah Bedeng di Plaju

Deny Wahyudi | 4 Agustus 2026, 16:41 WIB
Diduga Regulator Gas Bocor Saat Masak Teh, Kebakaran Hanguskan Dua Kios dan Tiga Rumah Bedeng di Plaju
Diduga Regulator Gas Bocor Saat Masak Teh, Kebakaran Hanguskan Dua Kios dan Tiga Rumah Bedeng di Plaju

AKURAT.CO SUMSEL Aktivitas memasak untuk mempersiapkan dagangan berujung petaka. Kebakaran diduga dipicu kebocoran regulator tabung gas LPG 3 kilogram yang digunakan untuk merebus air teh, menghanguskan dua kios, satu boks penjualan es teh, serta tiga pintu rumah bedeng di Jalan Kapten Abdullah, Kecamatan Plaju, Palembang, Selasa (4/8/2026) siang.

Peristiwa itu sontak mengundang kepanikan warga. Kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan yang berada di sekitarnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Sugiat Wiyono, pemilik rumah bedeng di sekitar lokasi, mengatakan kebakaran bermula saat pemilik salah satu kios sedang memasak air untuk berjualan.

Menurut informasi yang diterimanya, api diduga muncul akibat kebocoran pada selang regulator tabung gas LPG 3 kilogram yang sedang digunakan.

"Informasinya, pemilik kios sedang memasak air teh. Diduga ada kebocoran pada selang regulator gas sehingga api langsung membesar dan menyambar bangunan di sekitarnya," ujar Sugiat.

Melihat api terus membesar, warga berupaya memberikan pertolongan sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran, kepolisian, dan instansi terkait.

Baca Juga: Terekam CCTV, Karyawan Diduga Gasak Motor Rekan Kerja di Pergudangan Alang-alang Lebar Palembang

Tak lama berselang, sejumlah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan lain.

"Alhamdulillah api berhasil dikuasai sekitar pukul 11.00 WIB sehingga tidak meluas lebih jauh," katanya.

Warga lainnya, Rusli, juga membenarkan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari kebocoran regulator tabung gas saat digunakan untuk memasak.

"Diduga api berasal dari kebocoran selang regulator gas ketika sedang memasak air teh," ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut, seluruh barang dagangan di dalam dua kios, termasuk fasilitas usaha dan satu boks penjualan es teh, mengalami kerusakan berat setelah dilalap api. Tiga pintu rumah bedeng yang berada di dekat lokasi juga ikut terdampak.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, meski hingga kini masih dalam proses pendataan oleh para pemilik.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

Petugas juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan sumber api dan memastikan apakah benar kebakaran dipicu oleh kebocoran regulator tabung gas LPG 3 kilogram.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia