Karhutla Kembali Merebak di Sumsel, Manggala Agni Berjibaku Padamkan Api di Enam Titik

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Tim Manggala Agni bersama petugas di lapangan masih berjibaku melakukan pemadaman agar kobaran api tidak meluas, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang mulai mengeringkan lahan.
Hingga Jumat (31/7/2026) sore, sedikitnya enam titik karhutla masih dalam proses penanganan. Lokasi kebakaran tersebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, dan Musi Banyuasin (Muba).
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan sebagian besar titik kebakaran berada di Kabupaten OKI.
"Data sementara hingga pukul 15.31 WIB, terdapat enam lokasi karhutla yang sedang kami tangani. Empat titik berada di Kabupaten OKI, sedangkan masing-masing satu titik berada di Banyuasin dan Musi Banyuasin," ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Di Kabupaten OKI, proses pemadaman dilakukan oleh tim Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) OKI. Empat lokasi yang terdampak berada di Kecamatan Jejawi, Sungai Menang, Pampangan, dan Tanjung Lubuk.
Dari seluruh titik tersebut, kebakaran di Kecamatan Tanjung Lubuk menjadi yang terluas dengan estimasi mencapai sekitar enam hektare. Sementara luasan lahan yang terbakar di tiga kecamatan lainnya masih dalam proses pendataan.
Selain di OKI, Manggala Agni juga menangani kebakaran di Kabupaten Banyuasin melalui Daops Lahat yang bertugas dari Pos Pondok Kerja Gelumbang.
Sementara di Kabupaten Musi Banyuasin, pemadaman dilakukan oleh personel Daops Muba di wilayah Muara Medak.
Ferdian mengatakan seluruh personel yang berada di lapangan masih fokus melakukan pemadaman sekaligus mengendalikan penyebaran api agar tidak meluas ke area lain.
Menurutnya, kondisi cuaca yang cenderung panas dan lahan yang mulai mengering membuat potensi penyebaran api semakin tinggi sehingga diperlukan penanganan cepat.
Petugas juga terus memantau perkembangan titik api di berbagai wilayah sebagai langkah antisipasi munculnya kebakaran baru selama musim kemarau berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








