Sumsel

Harga Ayam dan Telur di Palembang Mulai Naik, DKPP Sumsel Pastikan Stok Pangan Tetap Aman

Kurnia | 21 Juli 2026, 17:16 WIB
Harga Ayam dan Telur di Palembang Mulai Naik, DKPP Sumsel Pastikan Stok Pangan Tetap Aman
Harga Ayam dan Telur di Palembang Mulai Naik, DKPP Sumsel Pastikan Stok Pangan Tetap Aman

AKURAT.CO SUMSEL Harga daging ayam dan telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang mulai mengalami kenaikan setelah sempat turun selama masa libur sekolah.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan ketersediaan stok pangan tetap mencukupi.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar pada Selasa (21/7/2026), harga daging ayam kini berada di kisaran Rp36.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras dijual sekitar Rp26.000 per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan, Ruzuan Efendi, mengatakan kenaikan harga kedua komoditas tersebut terjadi secara bertahap setelah sebelumnya mengalami penurunan saat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhenti sementara selama libur sekolah.

"Harga ayam dan telur mulai naik secara bertahap dibandingkan saat Program MBG libur. Harga di tingkat produsen sudah kembali stabil, sedangkan harga di pasar menyesuaikan kondisi tersebut," ujar Ruzuan, Selasa (21/7/2026).

Meski harga ayam dan telur meningkat, Ruzuan memastikan kondisi harga bahan pangan secara umum di Palembang masih relatif stabil. Hingga saat ini belum ada lonjakan harga yang dinilai signifikan maupun gangguan pasokan di pasaran.

Untuk komoditas beras, beras premium dijual sekitar Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras SPHP berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram.

Sementara itu, harga gula pasir berkisar Rp18.500 hingga Rp19.000 per kilogram.

Baca Juga: Polisi Ingatkan Warga Palembang Waspadai Modus Minta Sumbangan Renovasi Masjid, Dua Pria Sempat Diamankan Warga

Minyakita dijual antara Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter, minyak goreng curah sekitar Rp18.000 per liter, dan minyak goreng kemasan sekitar Rp21.000 per liter.

Komoditas hortikultura juga masih menunjukkan harga yang stabil. Bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual sekitar Rp40.000 per kilogram.

Cabai merah keriting berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah dijual Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram.

Untuk protein hewani lainnya, harga daging sapi masih bertahan di angka Rp150.000 per kilogram.

Sementara komoditas perikanan seperti ikan kembung dijual sekitar Rp40.000 per kilogram, ikan tongkol Rp35.000 per kilogram, dan ikan bandeng berkisar Rp30.000 hingga Rp32.000 per kilogram.

Adapun harga bahan baku industri rumahan juga relatif stabil. Kedelai di tingkat perajin tempe tercatat Rp10.250 per kilogram, tepung terigu curah Rp10.000 per kilogram, tepung terigu kemasan Rp13.000 per kilogram, serta garam halus berkisar Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram.

Ruzuan menegaskan, pemerintah terus memantau perkembangan harga dan distribusi bahan pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Harga bahan pangan di Palembang masih relatif stabil dan stok tersedia. Sampai saat ini tidak ada indikasi kelangkaan komoditas pangan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia