Karhutla Dekat Tol Palindra, Asap Sempat Ganggu Pengendara

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Petugas gabungan dari BPBD dan Manggala Agni bergerak cepat memadamkan sedikitnya empat titik api, salah satunya berada di sekitar Tol Palembang–Indralaya (Palindra).
Titik api di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, menjadi perhatian karena asap tebal sempat masuk ke badan jalan tol.
Kondisi tersebut mendorong pengelola tol untuk memasang pembatas jalan (cone barrier) guna menjaga keselamatan pengendara yang melintas.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan sebagian besar kebakaran berhasil dikendalikan hingga malam hari.
Baca Juga: Final Piala Dunia 2026: Ratu Dewa Jagokan Spanyol, Tiki-Taka Dinilai Kunci Taklukkan Argentina
Di sekitar Tol Palindra, api tinggal menyisakan satu titik yang berada cukup jauh dari bahu jalan.
“Untuk titik di dekat tol sudah hampir padam, hanya tersisa satu titik api dan posisinya tidak mengganggu langsung arus lalu lintas,” ujarnya.
Selain di Ogan Ilir, kebakaran juga terjadi di Desa Simpang Pelabuhan Dalam dengan luas sekitar tiga hektare. Sementara di Kabupaten Musi Banyuasin, api membakar lahan seluas 1,5 hektare di Desa Teluk Kijing II, Kecamatan Lais.
Di Kabupaten Muara Enim, kebakaran terjadi di Desa Embacang, Kecamatan Kelekar, dengan luas mencapai 15 hektare.
Ferdian menjelaskan, sebagian besar kebakaran terjadi di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) dengan karakteristik lahan rawa yang mudah terbakar.
Vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar, purun, gelam, serta tanaman kelapa sawit.
“Seluruh titik tersebut merupakan kebakaran permukaan dan sebagian besar sudah berhasil dipadamkan. Namun tim tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru,” katanya.
Ia menambahkan, proses pemadaman sempat terkendala angin kencang yang menyebabkan api cepat meluas, terutama di wilayah Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Untuk lokasi tersebut, pemadaman akan dilanjutkan dengan penambahan personel dan peralatan.
Guna mencegah kebakaran meluas, petugas juga melakukan penyekatan di sejumlah area rawan. Upaya ini dinilai penting mengingat kondisi lahan gambut masih berpotensi menyimpan bara api di bawah permukaan.
“Dengan kecepatan angin yang cukup tinggi, risiko penyebaran api masih ada. Karena itu, penyekatan dan pendinginan terus dilakukan,” ujar Ferdian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 75 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 8Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







