Sumsel

Petugas Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Muara Enim Seluas 2 Hektare

Kurnia | 7 Juli 2026, 19:00 WIB
Petugas Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Muara Enim Seluas 2 Hektare

AKURAT.CO SUMSEL Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, membuahkan hasil.

Setelah berjibaku selama dua hari, tim gabungan berhasil mengendalikan api yang membakar sekitar dua hektare lahan di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Muara Belida.

Kebakaran yang terjadi sejak Senin (6/7/2026) sore itu dinyatakan berhasil dipadamkan pada Selasa (7/7/2026). Meski demikian, petugas masih melakukan proses mopping up atau pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan proses pemadaman dilakukan oleh personel Manggala Agni Daops Sumatera XVI/Lahat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim.

"Api sudah berhasil dipadamkan. Saat ini tinggal penyelesaian mopping up dan kondisinya sudah terkendali," ujarnya.

Baca Juga: CCTV Jadi Petunjuk, Polsek SU I Ringkus Satu Pelaku Curanmor, Tiga Rekannya Masih Buron

Menurut Ferdian, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar dua hektare. Setelah memastikan api di Muara Belida padam, tim gabungan tidak langsung kembali ke posko.

Mereka justru bergerak menuju Kecamatan Sungai Rotan setelah terdeteksi adanya titik panas baru yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

"Setelah penanganan di Muara Belida selesai, tim langsung bergeser ke Sungai Rotan karena terpantau ada titik api baru yang perlu segera ditangani," katanya.

Pergerakan cepat tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas, mengingat musim kemarau mulai meningkatkan potensi munculnya karhutla di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar permukiman maupun kawasan hutan. Langkah cepat dinilai menjadi kunci untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas di tengah meningkatnya risiko karhutla.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia