Sumsel

Harganas 2026, Wali Kota Palembang Ingatkan Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga

Deny Wahyudi | 29 Juni 2026, 16:53 WIB
Harganas 2026, Wali Kota Palembang Ingatkan Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
Harganas 2026, Wali Kota Palembang Ingatkan Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga

AKURAT.CO SUMSEL Di tengah derasnya arus digital yang membuat interaksi keluarga semakin berkurang, Wali Kota Palembang mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembentukan generasi berkualitas.

Pesan itu disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang digelar di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyoroti tantangan keluarga modern yang kini banyak teralihkan oleh penggunaan gawai. Ia menilai, kemudahan teknologi harus tetap diimbangi dengan kedekatan emosional antaranggota keluarga.

“Jangan sampai di rumah justru masing-masing sibuk dengan layar. Komunikasi dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Baca Juga: Diduga Aniaya Remaja Yatim Piatu, IRT di Palembang Dilaporkan ke Polisi

Tahun ini, Harganas mengangkat semangat “Ayah Wajib Hadir”, yang menekankan bahwa peran ayah tidak hanya sebatas kehadiran fisik, tetapi juga keterlibatan emosional dalam tumbuh kembang anak.

Menurut Wali Kota, kehadiran ayah sangat penting dalam membentuk karakter anak, mulai dari komunikasi yang baik, keteladanan, hingga perhatian yang konsisten.

“Anak butuh sosok ayah yang hadir secara utuh, bukan hanya ada di rumah tetapi juga hadir dalam kehidupan mereka,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, peran tersebut tidak hanya terbatas pada ayah kandung, tetapi juga bisa dijalankan oleh figur laki-laki lain dalam keluarga seperti kakek, paman, kakak laki-laki, hingga wali atau mentor.

Lebih jauh, Wali Kota menegaskan bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.

Ia berharap momentum Harganas dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk kembali memperkuat fungsi keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.

“Dari keluarga yang kuat dan harmonis, kita bisa mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia