Sumsel

Ratu Dewa Pimpin Upacara Hari Otda 2026, Tekankan Penguatan Pelayanan Publik

Kurnia | 27 April 2026, 12:56 WIB
Ratu Dewa Pimpin Upacara Hari Otda 2026, Tekankan Penguatan Pelayanan Publik
Ratu Dewa Pimpin Upacara Hari Otda 2026, Tekankan Penguatan Pelayanan Publik

AKURAT.CO SUMSEL Wali Kota Palembang Ratu Dewa memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 di halaman Sekretariat Daerah Kota Palembang, Senin (27/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Ratu Dewa menegaskan bahwa otonomi daerah memiliki peran penting sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Pada upacara tersebut, ia juga membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Dalam sambutannya, Mendagri menekankan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemerintah agar pelaksanaan otonomi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Otonomi daerah merupakan instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, pemerintah pusat menilai keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Sinkronisasi kebijakan dinilai menjadi kunci agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Meski demikian, sejumlah tantangan dalam pelaksanaan otonomi daerah masih dihadapi.

Di antaranya adalah belum optimalnya integrasi antara perencanaan dan penganggaran, birokrasi yang belum sepenuhnya berorientasi pada hasil, serta masih tingginya ketergantungan fiskal daerah terhadap pemerintah pusat.

Selain itu, kurangnya kolaborasi antar daerah dan ketimpangan akses layanan dasar juga menjadi perhatian, terutama di wilayah tertinggal, terluar, dan terpencil.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan kualitas layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, penyediaan air bersih, serta perlindungan sosial. Di sisi lain, penguatan stabilitas dan ketahanan daerah juga dinilai penting dalam menghadapi dinamika global.

Kepala daerah juga diimbau menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, termasuk dalam upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, serta pengembangan kewirausahaan guna membuka lapangan kerja.

Di akhir sambutan, Mendagri mengingatkan agar seluruh pemerintah daerah menjalankan program secara efisien dan tepat guna, serta memastikan setiap penggunaan anggaran memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia