Sumsel

65 Warga Sumsel Ikuti Pelatihan Olah Sampah Jadi Energi di China, PSEL Palembang Siap Beroperasi

Septiyanti Dwi Cahyani | 21 April 2026, 08:00 WIB
65 Warga Sumsel Ikuti Pelatihan Olah Sampah Jadi Energi di China, PSEL Palembang Siap Beroperasi
Fasilitas pengolahan sampah energi listrik (PSEL).

AKURAT. CO SUMSEL - Upaya mengubah sampah menjadi sumber energi di kota Palembang terus dipercepat.

Sebanyak 65 orang, terdiri dari 60 warga Palembang dan 5 orang warga asal sekitar Sumsel dilaporkan mengikuti pelatihan pengolahan sampah menjadi sumber energi di Negeri Tirai Bambu, China.

Pelatihan tersebut merupakan program yang difasilitasi oleh PT Indo Green Power (IGP) sebagai pengelola proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Palembang.

Baca Juga: Peremajaan Karet Mandiri Dinilai Berat, Petani Sumsel Terjepit Biaya dan Minim Dukungan

Tujuannya, agar warga mampu menjadi sumber daya tenaga kerja yang ahli dalam operasional proyek PSEL Palembang yang rencana akan dimulai pada Oktober 2026.

PSEL Mampu Tangani Sampah hingga 1.000 Ton per Hari

Menurut keterangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palembang, Akhmad Mustain, proyek PSEL Palembang yang ditargetkan beroperasi pada Oktober 2026 akan menangani setidaknya 1.000 ton sampah per hari.

Baca Juga: Kloter Perdana Haji Sumsel Terbang 22 April, Ribuan Jemaah Mulai Masuk Asrama

Sementara produksi sampah oleh masyarakat di Kota Palembang bisa mencapai 1.200 ton per hari.

Meskipun tidak bisa dikelola secara total oleh PSEL, pihaknya telah menyiapkan strategi agar produksi sampah masyarakat dapat berkurang.

Mustain mengatakan, 1.000 ton sampah akan masuk PSEL, kemudian apabila masih ada sisanya akan ditampung di kawasan Karya Jaya dekat lokasi proyek PSEL.

Baca Juga: Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Dekat Sekolah, Polisi Amankan 10 Gram Barang Bukti

Pembangunan PSEL Dikebut

Di sisi lain, Pemerintah Kota Palembang juga terus berupaya mempercepat pembangunan proyek PSEL Palembang yang ada di kawasan Jalan Keramasan Kertapati, Palembang.

Pada Senin (20/4/2026), Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Director Investment Danantara Indonesia, Fadli Rahman, meninjau langsung pembangunan fasilitas PSEL Palembang.

Baca Juga: Cerita Lika-Liku Tri Yulia Awal Mula Pelopor Dapur MBG di Sumsel

Kunjungan tersebut menandai keseriusan pemerintah dalam mendorong percepatan proyek strategis nasional yang kini masuk dalam skema Perpres 109/2025.

Fadli Rahman menyebut, proyek PSEL Palembang menjadi bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan persoalan sampah sebagai isu prioritas nasional.

Palembang pun dipilih sebagai salah satu daerah yang bertransformasi dari skema lama menuju sistem pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Baca Juga: Teras Janantara Hadir di Palembang, UMK Naik Kelas lewat Kawasan Kuliner Binaan PT Pusri

Sementara itu, Ratu Dewa menegaskan bahwa proyek berskala nasional ini akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat Palembang, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.

Ia mengungkapkan, progres pembangunan PSEL saat ini telah mencapai 81 persen.

Lebih lanjut, Dewa meminta pihak pengembang untuk mengutamakan tenaga kerja lokal dalam proses operasional nantinya, serta memastikan teknologi yang digunakan ramah lingkungan.

Baca Juga: Iming-iming Kerja di BUMN, Pria di Palembang Diamankan Setelah Didatangi Ratusan Korban

Pemerintah Kota Palembang juga mendorong agar proyek ini membuka peluang bagi pelaku usaha kecil serta menjadi sarana edukasi bagi pelajar. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.