Sumsel
HL Sumsel

CCTV hingga Ponsel Saksi Diperiksa dalam Kasus Penembakan Pratu FAA

Deny Wahyudi | 16 Mei 2026, 17:49 WIB
CCTV hingga Ponsel Saksi Diperiksa dalam Kasus Penembakan Pratu FAA
Jenazah korban. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Kodam II Sriwijaya terus mendalami kasus penembakan yang menewaskan Pratu FAA, anggota Denkesyah 02.04.04 Palembang, di Panhead Cafe, Jalan Letjen H Alamsyah Ratu Perwira Negara, Palembang, Sabtu (16/5/2026) dini hari.

Dalam proses penyelidikan, aparat Polisi Militer tidak hanya memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian, tetapi juga menelusuri rekaman CCTV serta memeriksa ponsel milik para saksi untuk mengungkap kronologi pasti insiden tersebut.

Kapendam II Sriwijaya, Letkol Inf Yordania, mengatakan kasus itu menjadi perhatian serius Pangdam II Sriwijaya.

Karena itu, penyelidikan dilakukan secara menyeluruh agar tidak muncul informasi simpang siur di tengah masyarakat.

“Pangdam telah memerintahkan Asintel Kasdam II/Sriwijaya dan Danpomdam II/Sriwijaya untuk segera menangani langsung di lapangan melalui penyelidikan mendalam,” ujar Yordania dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga: Penembakan di THM Palembang Berujung Penutupan Sementara Panhead

Saat ini, Denpom 2/IV Palembang masih mengumpulkan berbagai alat bukti.

Selain memeriksa saksi, penyidik juga mendalami rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan digital terhadap telepon genggam milik saksi yang berada di tempat saat insiden terjadi.

Tidak hanya itu, proses otopsi terhadap jenazah korban juga dilakukan guna memastikan penyebab kematian secara medis dan mendukung proses penyidikan.

Kodam II Sriwijaya juga berkoordinasi dengan Polda Sumsel dalam pengungkapan kasus tersebut. Namun hingga kini, pihak militer belum membeberkan identitas terduga pelaku maupun motif di balik penembakan itu.

“Proses ini membutuhkan waktu. Perkembangan informasi selanjutnya akan disampaikan pada kesempatan pertama,” kata Yordania.

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, Pangdam II Sriwijaya disebut telah menginstruksikan seluruh komandan satuan di jajaran Kodam untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap anggotanya.

Insiden penembakan itu sendiri terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di area Panhead Cafe Palembang dan mengakibatkan Pratu FAA meninggal dunia. Kasus tersebut kini masih dalam penanganan intensif aparat Polisi Militer.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia