Sumsel
HL Sumsel

Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 19 Orang, Penumpang Luka Bakar 90 Persen Meninggal di Palembang

Kurnia | 15 Mei 2026, 17:45 WIB
Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 19 Orang, Penumpang Luka Bakar 90 Persen Meninggal di Palembang
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, kembali bertambah.

Satu korban selamat yang sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang akhirnya meninggal dunia setelah berjuang selama sembilan hari.

Korban diketahui bernama Jumiatun. Ia mengembuskan napas terakhir pada Jumat (19/5/2026) pagi akibat luka bakar berat yang dideritanya.

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Pol Budi Susanto, membenarkan kabar duka tersebut.

“Korban yang dirawat di RS Bhayangkara meninggal dunia pagi tadi,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Jemaah Haji Embarkasi Palembang Meninggal, Satu di RS dan Satu di Tanah Suci

Sebelumnya, Jumiatun sempat dirawat di RSUD Rupit sebelum akhirnya dirujuk ke Palembang pada 9 Mei 2026 untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Menurut Budi, kondisi korban memang cukup kritis karena mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh.

“Korban mengalami luka bakar sekitar 90 persen dan sudah menjalani dua kali operasi pengangkatan jaringan kulit mati,” katanya.

Jumiatun dan suaminya, Ngadiono, menjadi bagian dari sedikit penumpang yang sempat ditemukan hidup usai kecelakaan maut tersebut.

Namun, satu korban selamat lainnya bernama Muhammad Fahrul Hubaidi lebih dulu meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Rupit.

Dengan meninggalnya Jumiatun, total korban jiwa dalam tragedi tabrakan maut Bus ALS dan truk tangki BBM kini mencapai 19 orang.

Kecelakaan tragis itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, pada 6 Mei 2026.

Benturan keras antara bus penumpang dan truk tangki menyebabkan kendaraan terbakar hebat hingga banyak penumpang terjebak di dalam bus.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia