Sumsel
HL Sumsel

Ditinggal Salat Isya, Rumah di 1 Ilir Palembang Meledak dan Terbakar, 10 Bangunan Terdampak

Deny Wahyudi | 11 Mei 2026, 12:45 WIB
Ditinggal Salat Isya, Rumah di 1 Ilir Palembang Meledak dan Terbakar, 10 Bangunan Terdampak
Ditinggal Salat Isya, Rumah di 1 Ilir Palembang Meledak dan Terbakar, 10 Bangunan Terdampak

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Sultan Agung, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Minggu (10/5/2026) malam.

Api diduga berasal dari ledakan tabung gas elpiji di salah satu rumah warga dan dengan cepat merembet ke bangunan lain akibat tiupan angin kencang.

Peristiwa tersebut membuat warga panik setelah terdengar tiga kali ledakan keras dari rumah milik Amin, seorang warga yang saat itu tengah memasak untuk kebutuhan warungnya.

Amin mengatakan dirinya sempat meninggalkan masakan di rumah karena pergi ke masjid untuk menunaikan salat Isya.

“Saya sedang memasak untuk warung, lalu saya tinggalkan ke masjid untuk salat Isya,” kata Amin, Senin (11/5/2026).

Tak lama setelah itu, warga sekitar mendengar suara ledakan disusul teriakan kebakaran dari arah rumah tersebut.

“Warga mendengar ledakan sampai tiga kali, lalu orang-orang berteriak ada kebakaran,” ujarnya.

Warga yang panik langsung berhamburan keluar rumah dan berusaha memadamkan api menggunakan ember serta peralatan seadanya.

Baca Juga: Potongan Komisi Ojol Bakal Turun Jadi 8 Persen, Driver Sambut Baik Kebijakan Pemerintah

Namun kobaran api terus membesar karena angin cukup kencang dan kondisi rumah yang berdempetan.

Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi sempat mengalami kesulitan karena akses jalan dipenuhi warga yang menyaksikan kejadian.

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Setelah hampir dua jam melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 21.42 WIB.

Kapolsek IT II Palembang AKP Firmansyah membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, kebakaran menyebabkan delapan rumah hangus terbakar, dua rumah terdampak, serta satu bangunan gudang ikut terbakar.

“Total ada 10 rumah terdampak, terdiri dari delapan rumah hangus terbakar dan dua rumah terdampak, serta satu bangunan gudang. Saat ini masih dalam proses pendataan,” jelasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Polisi menduga sumber api berasal dari ledakan tabung gas elpiji yang digunakan saat memasak.

“Diduga penyebab kebakaran berasal dari ledakan gas elpiji,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia