Sumsel
HL Sumsel

Hari ini, Seribu Buruh Turun ke Jalan di Palembang, Bawa 7 Tuntutan Krusial pada May Day 2026

Kurnia | 1 Mei 2026, 09:00 WIB
Hari ini, Seribu Buruh Turun ke Jalan di Palembang, Bawa 7 Tuntutan Krusial pada May Day 2026

AKURAT.CO SUMSEL Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 di Sumatera Selatan dipastikan berlangsung dengan aksi massa.

Sekitar 1.000 buruh akan turun ke jalan di Kota Palembang, menyuarakan tujuh tuntutan utama yang menyasar isu ketenagakerjaan hingga kebijakan pemerintah daerah.

Aksi ini dipusatkan di dua titik strategis, yakni Kantor Gubernur Sumatera Selatan dan DPRD Sumsel. Massa dijadwalkan mulai berkumpul di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) pada pukul 13.00 WIB, sebelum melakukan long march dan konvoi menuju lokasi aksi.

Humas Kasbi Sumsel, Cerah Buana, mengatakan bahwa tuntutan yang dibawa merupakan hasil konsolidasi berbagai federasi dan konfederasi serikat buruh di wilayah tersebut, bersama Partai Buruh Sumsel.

Baca Juga: Jadwal Bioskop Palembang 2 Mei 2026: Didominasi Film Baru Luar Negeri

“Ada sekitar 1.000 massa yang akan menggelar aksi May Day di Palembang. Tujuh tuntutan ini adalah suara bersama buruh di Sumsel,” ujarnya.

7 Tuntutan Buruh

Dalam aksi tersebut, para buruh akan menyuarakan beberapa isu utama, antara lain:

  • Mendesak pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru

  • Menolak sistem outsourcing dan upah murah (HOSTUM)

  • Reformasi pajak yang dinilai membebani buruh, termasuk pajak THR dan pensiun

  • Pembentukan dewan pengupahan di seluruh kabupaten/kota di Sumsel

  • Penuntasan kasus pelanggaran hak buruh dan pembayaran hak PHK

  • Penegakan sanksi tegas terhadap pengusaha pelanggar aturan

  • Evaluasi dan sanksi bagi pejabat Disnakertrans yang dinilai tidak menjalankan tugas.

Selain aksi turun ke jalan, peringatan May Day di Sumsel juga akan dilakukan melalui pendekatan dialog. Sekretaris DPD KSPSI Sumsel, Cecep Wahyudin, menyebut pihaknya akan menggelar sarasehan bersama gubernur dan unsur forkopimda.

“Ada dua pola. Selain aksi damai di DPRD, kami juga akan menyampaikan aspirasi melalui dialog langsung dengan pemerintah,” jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia