Sumsel
HL Sumsel

Data 2025 Ungkap Peta Tenaga Kesehatan di Sumsel: Palembang Unggul, Sejumlah Daerah Masih Tertinggal

Kurnia | 23 April 2026, 20:00 WIB
Data 2025 Ungkap Peta Tenaga Kesehatan di Sumsel: Palembang Unggul, Sejumlah Daerah Masih Tertinggal
Ilustrasi tenaga kesehatan.

AKURAT.CO SUMSEL Pemerataan tenaga kesehatan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih menjadi tantangan serius.

Data tahun 2025 menunjukkan adanya kesenjangan mencolok antara wilayah perkotaan dan kabupaten/kota lainnya dalam hal ketersediaan tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Kota Palembang tercatat sebagai wilayah dengan jumlah tenaga kesehatan terbanyak di hampir semua kategori.

Dari total 5.768 tenaga medis di Sumsel, sebanyak 2.799 berada di Palembang. Angka ini jauh melampaui daerah lain.

Baca Juga: 3 Jamaah Haji Kloter 2 Palembang Tertunda Berangkat: Faktor Kesehatan Jadi Penentu Utama

Dominasi tersebut juga terlihat pada tenaga keperawatan yang mencapai 5.191 orang, serta tenaga kefarmasian sebanyak 1.541 orang di Palembang.

Di sisi lain, sejumlah daerah masih mengalami keterbatasan tenaga kesehatan, khususnya tenaga medis. Ogan Komering Ulu Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah tenaga medis terendah, yakni hanya 73 orang.

Kondisi serupa juga terjadi di Pali (69 tenaga medis) dan Musi Rawas Utara (76 tenaga medis). Keterbatasan ini berpotensi memengaruhi akses layanan kesehatan masyarakat setempat.

Untuk tenaga kebidanan, distribusinya relatif lebih merata. Kabupaten seperti Ogan Komering Ilir dan Ogan Komering Ulu Selatan mencatat jumlah tenaga kebidanan tertinggi, masing-masing mencapai lebih dari 1.300 orang.

Hal ini menunjukkan adanya fokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, meskipun belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan tenaga medis di wilayah yang sama.

Wilayah dengan jumlah tenaga terbatas berisiko mengalami pelayanan yang kurang optimal, terutama di daerah terpencil atau dengan akses sulit.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia