DKPP Sumsel Imbau Warga Waspadai Hewan Kurban Tak Layak Jual di Pinggir Jalan

AKURAT.CO SUMSEL Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan (Sumsel) mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli hewan kurban, khususnya yang dijual oleh pedagang musiman di pinggir jalan.
Imbauan ini bertujuan untuk menghindari risiko kesehatan hewan yang tidak memenuhi standar kurban.
Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Efendi, menyampaikan bahwa penjualan hewan di tempat tidak resmi berpotensi menghadirkan sejumlah persoalan.
Selain mengganggu estetika kota dan menimbulkan bau tidak sedap, hewan yang dijual pun belum tentu layak kurban dari sisi kesehatan.
“Penjualan hewan kurban di pinggir jalan bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga menimbulkan masalah limbah dan potensi penyebaran penyakit. Ini tentu berisiko bagi masyarakat sebagai konsumen,” ujar Ruzuan, Senin (12/5/2025).
Ruzuan menambahkan, dalam Peraturan Wali Kota Palembang telah ditegaskan larangan berjualan hewan kurban di sembarang tempat, termasuk di pinggir jalan.
Ia menekankan bahwa izin lokasi penjualan bukan kewenangan Pemerintah Provinsi, tetapi menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Palembang.
Lebih lanjut, ia menyoroti dampak ekonomi dari maraknya pedagang musiman terhadap peternak lokal.
Baca Juga: FIFA Jatuhkan Sanksi kepada PSSI Akibat Insiden Diskriminasi di Laga Kontra Bahrain
Hewan yang dipelihara dengan baik oleh peternak resmi justru kalah bersaing dengan hewan yang dijual tanpa standar pemeriksaan kesehatan.
“Bukan berarti kami melarang masyarakat untuk berdagang, tapi jika dilihat dari sisi kesehatan dan tata kota, lebih banyak mudaratnya. Pedagang musiman ini kadang tidak tahu riwayat kesehatan hewannya,” tegasnya.
Sebagai solusi, DKPP Sumsel mendorong masyarakat untuk membeli hewan kurban dari peternak lokal atau lokasi penjualan yang telah mendapatkan izin resmi dan telah diperiksa kesehatannya.
Terkait pasokan hewan kurban, Ruzuan memastikan ketersediaannya aman.
“Stok sapi di Sumsel sekitar 30 ribu ekor, sementara kebutuhan untuk Palembang diperkirakan mencapai 6 ribu ekor, dan total kebutuhan di seluruh Sumsel sekitar 12 hingga 13 ribu ekor. Kambing dan domba juga dalam kondisi cukup,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









