AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara tetap cair menjelang Ramadan 2026. Tahun depan, anggaran sebesar Rp55 triliun disiapkan untuk aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri, dengan target penyaluran pada awal bulan puasa.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pencairan THR menjadi bagian dari prioritas belanja negara pada kuartal I-2026.
“Ada pasti nanti (pencairan THR ASN). Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
THR ASN 2026 masuk dalam skema belanja pemerintah kuartal pertama tahun depan yang diproyeksikan mencapai Rp809 triliun. Pemerintah sengaja mengakselerasi belanja di awal tahun untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi.
Selain alokasi THR Rp55 triliun, pemerintah juga menyiapkan Rp62 triliun untuk percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rp6 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera, serta Rp13 triliun untuk paket stimulus ekonomi.
Strategi ini ditempuh agar perputaran uang di masyarakat meningkat lebih cepat, terutama menjelang periode konsumsi tinggi saat Ramadan dan Idulfitri.
Baca Juga: Tol Palembang–Betung Hampir Rampung, Siap Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 berada di kisaran 5,5 hingga 6 persen. Jika tercapai, angka tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa ekonomi Indonesia mampu keluar dari tren pertumbuhan stagnan di sekitar 5 persen dalam beberapa tahun terakhir.
Momentum konsumsi dinilai akan terdorong oleh sejumlah faktor musiman seperti perayaan Imlek dan Idulfitri, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memberi ruang fleksibilitas bagi masyarakat untuk bepergian dan berbelanja.
Di sisi investasi, pemerintah juga menyiapkan proyek-proyek strategis dengan nilai signifikan. Di antaranya pembangunan 30 ribu unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) senilai Rp90 triliun, serta pembangunan 190 ribu unit rumah komersial, rumah subsidi, dan bantuan renovasi rumah dengan total anggaran Rp20 triliun.
Selain itu, proyek hilirisasi Danantara senilai sekitar USD7 miliar atau setara Rp110 triliun juga dijadwalkan memasuki tahap groundbreaking. Secara keseluruhan, investasi langsung yang teridentifikasi mencapai sekitar Rp220 triliun.
Dengan kombinasi pencairan THR, percepatan belanja negara, dan dorongan investasi, pemerintah berharap ekonomi nasional tetap terjaga stabil di tengah tantangan global serta mampu menciptakan lapangan kerja baru pada awal 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








