Konsumsi Rumah Tangga Dominasi PDRB Sumsel 2025, Tembus 61,33 Persen

AKURAT.CO SUMSEL Struktur ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel) pada 2025 masih bertumpu pada konsumsi rumah tangga. Hal ini tercermin dari distribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku menurut pengeluaran, di mana belanja masyarakat menjadi penyumbang terbesar terhadap pembentukan ekonomi daerah.
Berdasarkan data distribusi PDRB 2025, pengeluaran konsumsi rumah tangga mendominasi dengan kontribusi 61,33 persen terhadap total PDRB. Angka ini menegaskan bahwa daya beli dan aktivitas konsumsi masyarakat tetap menjadi motor utama perputaran ekonomi di Sumatera Selatan.
Baca Juga: Tol Palembang–Betung Hampir Rampung, Siap Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026
Di posisi kedua, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi fisik seperti pembangunan infrastruktur dan pembelian aset tetap menyumbang 29,80 persen. Besarnya kontribusi ini menunjukkan peran investasi yang cukup kuat dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, pengeluaran konsumsi pemerintah tercatat sebesar 5,98 persen. Adapun konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) memberikan kontribusi 1,58 persen. Perubahan inventori pada tahun 2025 tercatat 0,00 persen.
Net Ekspor Tipis, Antar Daerah Masih Defisit
Dari sisi perdagangan, komponen net ekspor barang dan jasa menyumbang 1,31 persen terhadap total PDRB. Namun jika dirinci, terdapat dinamika yang cukup menarik.
Ekspor barang dan jasa ke luar negeri berkontribusi sebesar 15,07 persen. Di sisi lain, impor luar negeri tercatat 2,48 persen. Meski surplus secara internasional, neraca perdagangan antar daerah justru mencatat angka negatif sebesar minus 11,29 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa arus barang dan jasa dari Sumatera Selatan ke daerah lain masih lebih kecil dibandingkan arus masuk dari provinsi lain, sehingga menekan kontribusi net ekspor secara keseluruhan.
Baca Juga: Jam Kerja ASN Sumsel Selama Ramadan 2026 Dipangkas 1 Jam, Apel Pagi Ditiadakan
Dengan total distribusi mencapai 100 persen, struktur PDRB Sumatera Selatan tahun 2025 memperlihatkan pola ekonomi yang masih didominasi konsumsi domestik, disusul investasi. Sementara peran perdagangan, khususnya antar daerah, menjadi tantangan tersendiri dalam memperkuat daya saing ekonomi regional.
Ke depan, penguatan sektor produksi dan peningkatan daya saing ekspor antar daerah dinilai menjadi kunci untuk memperbaiki struktur ekonomi agar tidak hanya bergantung pada konsumsi rumah tangga, tetapi juga pada investasi dan ekspansi pasar yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








