Jelang Tahun Baru, Pasang Sungai Musi Berpotensi Meningkat hingga 2,8 Meter

AKURAT.CO SUMSEL Kenaikan pasang Sungai Musi kembali menjadi perhatian serius menjelang pergantian tahun. Warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi pasang tinggi yang diprediksi terjadi dalam dua hari ke depan.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palembang, tinggi muka air laut di Muara Sungai Musi diperkirakan mencapai 2,4 meter pada Selasa (30/12/2025) dan meningkat hingga 2,8 meter pada Rabu (31/12/2025).
Kondisi tersebut dinilai dapat memicu genangan di sejumlah kawasan rendah, khususnya di Kota Palembang.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Veronica Sinta Andayani, menjelaskan bahwa potensi luapan sungai dipengaruhi oleh kombinasi curah hujan tinggi di wilayah hulu serta pasang laut di muara.
“Debit air Sungai Musi meningkat akibat hujan di bagian hulu. Saat bersamaan, pasang laut yang tinggi menghambat aliran air ke laut, sehingga berpotensi menimbulkan luapan,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Baca Juga: Tragedi Kebakaran Maut Panti Jompo di Manado, 16 Lansia Dilaporkan Tewas
Menurut Sinta, pasang surut merupakan fenomena alam yang rutin terjadi. Namun pada puncak musim hujan, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi risiko banjir, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai.
BMKG pun mengingatkan warga agar tidak mengabaikan potensi tersebut. Masyarakat diminta mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi serta bersiap melakukan langkah antisipasi apabila kondisi air terus meningkat.
Dampak pasang Sungai Musi telah dirasakan warga di Kecamatan Seberang Ulu I. Camat SU I, Muktihar Hidrun, mengatakan air pasang dalam beberapa waktu terakhir telah memasuki kawasan permukiman di RT 24, 25, dan 26 RW 09.
“Air pasang sudah terjadi hampir dua minggu terakhir. Biasanya mulai naik sekitar pukul 10.00 WIB dan kembali surut pada pukul 14.00 WIB,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga lingkungan agar tidak memperparah genangan. Pemerintah kecamatan juga terus memantau kondisi lapangan, terutama menjelang puncak pasang akhir tahun.
“Kami meminta warga tidak menganggap situasi ini sebagai hal biasa. Keselamatan dan kesiapsiagaan harus menjadi perhatian utama,” tegas Muktihar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








