Ini Harga Jam Tangan Gibran Saat Debat Cawapres! Ternyata Produk Lokal

AKURAT.CO SUMSEL Jam tangan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 2 menjadi sorotan publik.
Jam tangan yang dipakai Gibran saat debat Cawapres ternyata terbuat dari kayu dan merupakan produk lokal Indonesia yaitu Loosewood.
Jam tangan tersebvut dibeli Gibran pada tahun 2021 silam, saat dirinya menghadiri acara pameran UMKM.
Baca Juga: Simak! Tren Rumah Tahun 2024, Jangan Sampai Ketinggalan
Informasi yang dikumpulkan menunjukkan bahwa jam tangan kayu tersebut terbuat dari sisa papan skateboard dan termasuk dalam edisi Pattern Natural 42.
Ternyata harga jam tangan tersebut tidaklah terlalu mahal, dengan kualitas yang baik jam tangan tersebut seharaga Rp650 ribu.
Bukan hanya jam tangan nya saja yang menjadi perhatian saat debat beberapa waktu lalu. Gibran yang dianggap sebagai orang yang irit bicara ternyata mengejutkan banyak orang.
Bagaimana tidak, ia menunjukkan kompetensinya saat debat cawapres dengan ide-ide yang dimilikinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








