Disdik Palembang Soroti Distribusi MBG, 114 SD Masih Masuk Daftar Tunggu

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang menyoroti lambannya distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini masih menyisakan 114 sekolah dasar dalam daftar tunggu penerima manfaat.
Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Muhammad Affan Prapanca, menegaskan perlunya percepatan distribusi oleh pihak terkait. Ia juga mengingatkan penyedia layanan katering atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak mengabaikan standar gizi dan kebersihan makanan yang disajikan kepada siswa.
“Hingga saat ini baru 289 sekolah dasar yang telah menerima program MBG, baik negeri maupun swasta. Jumlah ini perlu terus ditingkatkan agar seluruh sekolah sasaran bisa segera terlayani,” ujar Affan, Sabtu (10/1/2026).
Affan menjelaskan, dari total sekolah yang telah menerima manfaat, sebanyak 230 merupakan SD negeri dan 59 lainnya SD swasta.
Disdik Palembang berkomitmen untuk mengawal distribusi berikutnya agar kesenjangan penerima antara sekolah negeri dan swasta dapat diminimalkan.
Baca Juga: Dishub Sumsel Bantah Terlibat Dugaan Pungli di Terminal Karya Jaya PalembangBaca Juga: Dishub Sumsel Bantah Terlibat Dugaan Pungli di Terminal Karya Jaya Palembang
Meski distribusi telah menjangkau seluruh kecamatan di Kota Palembang, masih terdapat 114 SD yang belum tersentuh program tersebut.
Rinciannya, sebanyak 20 SD negeri dan 94 SD swasta masih menunggu giliran pendistribusian dari KPPG Kota Palembang.
“Sekolah-sekolah yang belum menerima manfaat saat ini masih menunggu jadwal pembagian lanjutan. Kami berharap prosesnya dapat segera berjalan karena program ini sangat membantu meringankan beban ekonomi orang tua murid,” katanya.
Menurut Affan, Program MBG memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan dan asupan gizi anak sekolah, sekaligus memberikan dampak positif bagi kondisi ekonomi keluarga.
Selain mendorong percepatan distribusi, Disdik Palembang juga menaruh perhatian besar terhadap kualitas makanan yang disalurkan. Ia meminta penyedia katering tetap mematuhi standar operasional prosedur terkait kelayakan konsumsi.
“Kami menekankan agar menu yang disajikan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi anak dan diproses secara higienis. Tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas dan kebersihan makanan,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 7Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 8Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








