Sumsel

2 Kapal Pertamina Berhasil Melintasi Selat Hormuz, Diperkirakan Tiba di Indonesia 23 Juli 2026

Septiyanti Dwi Cahyani | 9 Juli 2026, 10:36 WIB
2 Kapal Pertamina Berhasil Melintasi Selat Hormuz, Diperkirakan Tiba di Indonesia  23 Juli 2026
Kapal tanker milik Pertamina.

AKURAT. CO SUMSEL - Kabar melegakan datang dari awak kapal Indonesia yang sempat terjebak di tengah konflik Timur Tengah.

Kapal tanker VLCC Pertamina Pride dikabarkan telah berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman.

Kapal tersebut diperkirakan akan menempuh perjalanan sepanjang 15 hari, dan tiba di Indonesia pada tanggal 23 Juli mendatang.

Baca Juga: Spesifikasi Pesawat Kargo Boeing 737 yang Hilang Kontak di Laut Arab

Kabar melegakan ini disampaikan oleh Pjs Corporate Scretary Vega Pita melalui keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2026).

Vita mengatakan, kapal Pertamina Pride juga telah keluar dari area Teluk Arab dan melintasi Selat Hormuz, menyusul keberhasilan kapal Gamsumono sebelumnya.

Dengan demikian, dua kapal milik PIS yang tertahan sejak Maret lalu kini bisa kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa.

Baca Juga: Kasus Pengusaha Aniaya Sopir Truk di Palembang Direkonstruksi, 11 Adegan Penganiayaan Dilakukan

Vega menjelaskan, kapal Pertamina Pride mulai bergerak pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 13.00 waktu Dubai (16.00 WIB) dan berhasil melintasi area kritikal serta Selat Hormuz pada Rabu, 8 Juli 2026 pukul 00.15 WIB.

Menurutnya, keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa mitigasi risiko dan pemantauan operasional yang dilakukan PIS berjalan efektif dalam menjaga keselamatan pelayaran di tengah dinamika kawasan.

Dua Kapal Milik Pertamina Berhasil Keluar dari Hormuz

Baca Juga: Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Babak 8 Besar Piala Dunia 2026, Tersaji Malam Ini

Sebelumnya, Kapal Gamsunoro lebih dulu mengawali keberhasilannya melintasi Selat Hormuz.

Sama seperti Kapal Gamsunoro, pemilihan waktu dan rute Pertamina Pride untuk melintasi Selat Hormuz telah melalui pembahasan dan penilaian risiko yang sangat ketat dengan mencatat puluhan persyaratan yang harus dipenuhi.

Mulai dari asuransi, aspek teknis dan operasional, keamanan, hingga kesiapan kru, sehingga diputuskan kapal dapat mulai bergerak dari Teluk Arab.

Baca Juga: Cek Bansos Kemensos, Ini Tanda PKH dan BPNT Rp600 Ribu Juli 2026 Segera Cair

Selama pelayaran, kapal dimonitor selama 24 jam penuh.

Awak kapal di laut terus berkoordinasi dengan tim di darat yang bersiaga di crisis center PIS untuk memastikan keamanan pelayaran.

Vega menjelaskan, seluruh awak kapal Pertamina Pride berada dalam kondisi aman dan selamat.

Baca Juga: 11 Penumpang Selamat Usai Speedboat Terbalik di Sungai Musi Palembang

Kapal tanker berkapasitas 2 juta barel minyak mentah ini, juga langsung melanjutkan perjalanan menuju Cilacap untuk mengantarkan dan menjaga ketahanan energi nasional.

Di sisi lain, PIS juga terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi keamanan di jalur pelayaran internasional serta berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan keselamatan awak kapal, keamanan muatan, dan kelancaran distribusi energi nasional.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.