Dua Kapal Pertamina Lolos dari Zona Konflik Timur Tengah, Pasokan Energi dalam Negri Dipastikan Aman

AKURAT. CO SUMSEL - Perang antara Amerika Serikat - Israel dan Iran membuat jalur perdagangan Selat Hormuz diblokade.
Sehingga, sebagian kapal masih tertahan seiring dengan eskalasi konflik, termasuk kapal Pertamina dari Indonesia.
Menurut kabar terbaru, dua kapal milik PT Pertamina Internasional Shipping (PIS) dilaporkan telah berhasil melewati zona konflik di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: 7 Warna Jilbab yang Cocok Dipadukan dengan Baju Pink untuk Acara Bukber, Tampil Manis dan Elegan
Keduanya adalah PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon.
Pertamina Sebut Pasokan Energi Aman
Dengan keberhasilan tersebut, pihak Pertamina memastikan rantai pasok dan distribusi energi di perairan internasional maupun perairan Indonesia tetap aman dan solid.
Baca Juga: Hilang 5 Hari, Wanita Asal Musi Rawas Ditemukan Tewas di Bengkulu
Saat ini, pihak Pertamina Group juga telah berkoordinasi dengan pemerintah dalam menerapkan metode reguler, alternative, dan emergency untuk menentukan rantai pasok yang paling efektif dan aman guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat serta memastikan distribusi berjalan lancar.
Selain itu, PIS juga terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam secara real-time terhadap posisi semua armada, kru, dan pekerja.
Dua Kapal Lain Masih Tertahan
Baca Juga: Prabowo Soroti Dunia yang Makin Tidak Pasti, Ajak Bangsa Indonesia Perkuat Persatuan
Sebagi informasi, terdapat empat unit kapal milik PIS yang beroperasi di kawasan Timur Tengah.
Kapal PIS Rinjani dan Paragon dipastikan telah keluar dari zona konflik.
Sementara dua kapal lainnya, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro masih beroperasi di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Naik Lagi, Kembali ke Level Rp16 Jutaan per Suku
Keduanya dilaporkan sedang berada di Teluk Arab dan dalam kondisi aman.
Kapal-kapal tersebut sedang menunggu situasi aman untuk dapat keluar melalui Selat Hormuz.
VLCC Pertamina Pride sedang dalam misi mengangkut pasokan minyak mentah (light crude oil) untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.
Sementara Kapal Gamsunoro melayani kargo milik konsumen pihak ketiga (third party).(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem






