Sumsel

Update Perang AS Iran: Sistem Radar Amerika Lumpuh, Tentara London Siaga 24 Jam

Septiyanti Dwi Cahyani | 24 Juli 2026, 09:35 WIB
Update Perang AS Iran: Sistem Radar Amerika Lumpuh, Tentara London Siaga 24 Jam
Ilustrasi serangan rudal

AKURAT.CO SUMSEL - Eskalasi militer yang terjadi di antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran semakin meluas.

Terbaru, Iran kini nyatakan bahwa pangkalan militer Inggris mana pun yang digunakan AS untuk melancarkan serangan terhadap Teheran akan menjadi target yang sah.

Peringatan tersebut memicu Inggris untuk menyiagakan tentara militernya 24 jam penuh.

Baca Juga: Pemimpin Baru Hamas Bocorkan 6 Agenda Prioritas, Akhiri Serangan Israel di Gaza Jadi Paling Utama

Di sisi lain, Amerika nampak memperlihatkan ketakutannya di tengah seluruh serangan yang mereka lancarkan terhadap Iran.

Pemerintah AS gencar memperingatkan seluruh warganya di penjuru dunia agar waspada.

Berikut rangkuman update terbaru perang AS Iran hingga Jumat, 24 Juli 2026:

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Ajukan Diri Jadi Penerima Bansos Tahap 3 2026

1. Pangkalan Militer Inggris Jadi Target Iran, Tentara London Siaga 24 Jam

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa pangkalan militer Inggris mana pun yang digunakan Amerika Serikat (AS) untuk melancarkan serangan terhadap Teheran akan menjadi target yang sah.

Peringatan tersebut memicu Inggris untuk menyiagakan tentara militernya 24 jam penuh. Dalam sebuah pernyataan, IRGC mengatakan AS baru-baru ini menggunakan pesawat pengebom B-1 yang terbang dari RAF Fairford di Inggris setelah kapal perang Amerika yang beroperasi di Samudra Hindia kehabisan persediaan rudal jelajah mereka.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Ajukan Diri Jadi Penerima Bansos Tahap 3 2026

IRGC pun memperingatkan Inggris untuk tidak memperburuk rekam jejaknya lebih lanjut, menuduh London sebagai arsitek utama ketidakstabilan di Timur Tengah, dan mengatakan bahwa London telah memainkan salah satu peran terbesar dalam serangan AS dan Israel baru-baru ini terhadap Iran.

2. AS Serang Iran Tapi Ketakutan dan Peringatkan Warganya untuk Siaga

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan telah menyelesaikan serangkaian serangan untuk melemahkan kemampuan Iran dalam mentoring pelaut sipil dan kapal komersial.

Namun di sisi lain, pemerintah AS justru memperingatkan seluruh warganya di penjuru dunia agar waspada.

Baca Juga: Hujan Redam Ancaman Karhutla di Sumsel, Hotspot Nihil dan Titik Kebakaran Turun Drastis

Departemen Luar Negeri AS telah memperbarui peringatan keamanan yang menyarankan warga Amerika di seluruh dunia untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Secara khusus, peringatan tersebut menyarankan warga Amerika yang saat ini berada di Timur Tengah untuk mewaspadai potensi gangguan penerbangan dan perjalanan lainnya.

3. Sistem Radar AS Lumpuh

Serangan rudal dan drone terbaru Iran melumpuhkan beberapa sistem radar, komunikasi, dan pertahanan udara Amerika Serikat (AS) di Kuwait.

Baca Juga: BMKG Prediksi 13 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Sore Ini

Dalam serangkaian pernyataan yang disiarkan Press TV pada hari Selasa, IRGC mengatakan pasukannya menargetkan beberapa instalasi militer AS sebagai bagian dari gelombang terbaru Operasi Nasr-2.

Serangan tersebut dilaporkan mengenai radar peringatan dini dan pertahanan rudal, sistem komunikasi dan satelit, baterai pertahanan udara Patriot, serta hanggar yang menampung drone MQ-9. Beberapa UAV juga hancur atau rusak parah, menurut laporan IRGC. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.