Update Perang AS Iran: Serangan Amerika Meluas, Selat Hormuz Lumpuh Lagi

AKURAT.CO SUMSEL - Sempat dikabarkan mendekati kesepakatan damai, perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran kini kembali memanas.
Militer AS dilaporkan mulai memperluas serangan udara ke berbagai wilayah Iran pada Jumat (18/7/2026).
Serangan tidak hanya di sekitar Selat Hormuz, tetapi meluas hingga kawasan Iran tengah dan selatan.
Baca Juga: Curanmor Subuh Hari di Palembang Terekam CCTV, Pelaku Bermasker Gasak Motor di Area Kantor Perkim
Di sisi lain, Iran juga terus melancarkan serangan rudal dan drone ke negara-negara Teluk sekutu Washington, membuat gencatan senjata semakin terancam runtuh.
Sementara itu, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi militer terhadap Iran telah memasuki malam ketujuh secara berturut-turut.
Dalam pernyataannya, CENTCOM menyebut serangan tersebut ditargetkan untuk melemahkan kemampuan militer Iran sesuai arahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Baca Juga: Bobol Rumah Subuh Hari, Pencuri Motor di 14 Ulu Dibekuk Polisi
Sekitar enam setengah jam setelah operasi dimulai, CENTCOM mengumumkan bahwa gelombang serangan telah berakhir.
Militer AS mengklaim telah menghantam sejumlah fasilitas pengawasan, infrastruktur logistik militer, gudang senjata bawah tanah, serta kemampuan maritim Iran.
Serangan Meluas hingga Iran Tengah
Baca Juga: Pria di SU II Palembang Diciduk Saat Patroli Dini Hari, Simpan Karambit di Saku Celana
Media pemerintah Iran melaporkan serangan udara AS tidak hanya terjadi di kawasan Selat Hormuz, tetapi juga menyasar sejumlah wilayah lain, termasuk Kota Yazd di Iran tengah, Ahvaz di barat daya, serta Provinsi Khuzestan di pesisir Teluk Persia.
Di Provinsi Hormozgan, yang berbatasan langsung dengan Selat Hormuz, sejumlah jalur transportasi utama dilaporkan lumpuh setelah serangan menghantam jalan raya, sedikitnya dua jembatan, dan sebuah terowongan.
Sehari sebelumnya, media Iran juga melaporkan sedikitnya lima jembatan menjadi sasaran serangan.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Kompak Naik, Cek Rincian Terbarunya di Sini
Di Kota Bandar Khamir, tujuh orang dilaporkan tewas setelah serangan menghantam jembatan serta stasiun kereta api.
Bandara di Iranshahr, dekat perbatasan Pakistan juga dilaporkan terkena serangan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan sedikitnya tiga warga sipil tewas saat melintasi jembatan yang menjadi sasaran serangan.
Baca Juga: Kemnaker: 32.389 Pekerja Kena PHK pada Semester I 2026, Bertambah Hampir 9.000 dalam Sebulan
Iran Ancam Luncurkan Operasi Militer Skala Penuh
Ketegangan semakin meningkat setelah penasihat militer senior Pemimpin Tertinggi Iran, Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, memperingatkan bahwa Teheran siap meluncurkan "operasi ofensif skala penuh" apabila serangan Amerika terus berlanjut selama dua hingga tiga hari ke depan.
Menurut Rezaei, Iran tidak akan lagi membatasi diri pada serangan balasan yang setara.
Ia juga memperingatkan bahwa tidak akan ada lagi batas politik yang dianggap aman jika konflik terus meningkat.
Baca Juga: Gangguan Otot dan Sendi Jadi Keluhan Terbanyak Pekerja Usia 30-49 Tahun, Ini Penyebabnya
Rudal Iran Hantam Negara-Negara Teluk
Sementara itu, sejumlah negara Teluk yang menjadi sekutu Amerika melaporkan serangan rudal dan drone dari Iran.
Iran mengumumkan telah menyerang negara-negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, termasuk Bahrain, Qatar, dan Kuwait.
Selain itu, Teheran juga mengklaim menyerang sebuah kapal militer Amerika di wilayah utara Samudra Hindia.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Tempat Makan Sushi di Palembang, Enak, Nyaman, dan Cocok untuk Hangout
Kementerian Pertahanan Kuwait menyatakan beberapa fasilitas dan kamp militer menjadi sasaran drone Iran.
Serangan tersebut menyebabkan sejumlah personel Angkatan Darat Kuwait mengalami luka-luka saat bertugas.
Pihak militer Kuwait memastikan seluruh korban telah mendapat perawatan medis dan kondisi mereka dilaporkan stabil.
Baca Juga: Jadwal Film Cinepolis Palembang Icon Hari Ini, 14 Film Siap Menghibur Penonton
Selain itu, kebakaran juga dilaporkan terjadi di fasilitas pembangkit listrik dan instalasi desalinasi air setelah serangan drone, meski waktu pasti kejadian belum dijelaskan.
Di sisi lain, kantor berita IRNA melaporkan Angkatan Laut Iran menembakkan rudal jelajah pantai-ke-laut ke arah kapal Amerika di utara Samudra Hindia.
Iran mengklaim serangan itu memaksa kapal tersebut menjauh dari wilayah operasinya.
Baca Juga: Link Live Streaming Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina Lengkap dengan Cara Nontonnya
Kapal Dagang Nyaris Berhenti Melintasi Selat Hormuz
Situasi keamanan yang memburuk membuat lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz kembali mengalami penurunan drastis.
CENTCOM menyatakan selama tiga hari pertama blokade baru terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, pasukan AS telah mengalihkan empat kapal dagang, melumpuhkan satu kapal, dan menaiki satu kapal lainnya untuk memastikan blokade berjalan efektif.
Data perusahaan pelacakan pelayaran Kpler menunjukkan hanya delapan kapal yang melintasi Selat Hormuz pada 16 Juli, angka terendah dalam tiga pekan terakhir.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Film The Odyssey, Karya Terbaru Christoper Nolan Sedang Tayang di Bioskop
Jumlah tersebut turun dari 15 kapal sehari sebelumnya dan jauh di bawah sekitar 48 kapal yang melintas dua pekan lalu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun







