Perang AS Iran Pecah Lagi, Kesepakatan Damai Terancam Gagal

AKURAT. CO SUMSEL - Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan kembali saling melancarkan serangan militer.
Pada Jumat (26/6/2026), Washington menuduh Teheran telah melanggar gencatan senjata dengan menyerang sebuah kapal kargo di Selat Hormuz.
Situasi ini tentu mengancam kesepakatan damai awal, yang mengatur gencatan senjata di kawasan Timur Tengah sembari negosiasi lanjutan dilakukan untuk mengakhiri konflik secara permanen.
Baca Juga: Prabowo Ajak Elite Bangsa Perkuat Persatuan demi Wujudkan Indonesia Maju
Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), serangan AS merupakan respons terhadap agresi yang tidak beralasan oleh pasukan Iran.
CENTCOM mengumumkan bahwa pasukan AS menargetkan lokasi penyimpanan rudal dan drone, serta posisi radar pesisir, milik Iran.
Sementara itu, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa sebuah ledakan terdengar pada Jumat (26/6/2026) tengah malam di dermaga Taherouyeh bagian selatan kota pelabuhan tersebut.
Baca Juga: Singkirkan Arab Saudi, Tanjung Verde Tantang Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026
Seorang sumber militer setempat menyebut ledakan itu disebabkan oleh hantaman sebuah proyektil di area tersebut.
Di sisi lain, presiden AS Donald Trump juga mengecam apa yang disebutnya sebagai serangan drone Iran terhadap sebuah kapal kargo.
Wakil Presiden AS JD Vance turut mengeluarkan peringatan tegas melalui unggahan media sosial X, dengan menegaskan bahwa "kekerasan akan dibalas dengan kekerasan" jika Iran melancarkan serangan lebih lanjut.
Baca Juga: Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Ditunda, Ini Jadwal Terbarunya
Pada Sabtu (27/6/2026) pagi waktu Teheran, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah menargetkan sejumlah pangkalan AS di kawasan Teluk, sebagai pembalasan atas serangan-serangan terbaru Amerika.
Aksi saling serang ini memunculkan pertanyaan baru mengenai upaya menjaga Selat Hormuz tetap terbuka di tengah negosiasi lanjutan antara AS dan Iran untuk mencapai penyelesaian akhir atas perang yang dimulai 28 Februari 2026.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








