AS Iran Capai Kesepakatan Damai, Ini Dampak Bagi Dunia Jika Perang Berakhir

AKURAT.CO SUMSEL - Perang di Timur Tengah disebut akan berakhir seiring dengan Iran dan Amerika Serikat (AS) yang dikabarkan telah mencapai kesepakatan damai.
Draf kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memuat beberapa poin utama, mulai dari pembukaan aset miliaran dolar Teheran, pelonggaran sanksi minyak hingga pembukaan Selat Hormuz.
Kedua negara disebut telah mencapai kesepakatan secara lisan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Merasa Tertipu Saat Beli Mobil Bekas, Warga Palembang Lapor Polisi
Kesepakatan damai antara AS dan Iran ini termaktub dalam nota kesepahaman (MoU) yang sudah difinalisasi oleh kedua negara.
Beberapa poin yang disepakati diantaranya pembukaan kembali Selat Hormuz hingga Iran bersedia menghentikan program Nuklir karena dinilai dapat menimbulkan ancaman global.
Draf kesepakatan damai AS Iran total berisikan 14 perjanjian, namun yang beredar luas di media sosial hanya 8, termasuk soal Selat Hormuz dan juga Nuklir.
Baca Juga: Hotel Bintang 4 Jadi Favorit, Tingkat Hunian Tembus Hampir 60 Persen
Lantas, apa dampak yang akan terjadi jika perang AS dan Iran benar-benar berakhir?
Dampak Perang AS Iran Berakhir
1. Negara-negara Eropa Siap Cabut Sanksi Terhadap Iran
Dalam pernyataan bersama pada Minggu (14/6/2026), Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia menyatakan kesiapannya untuk mencabut sanksi yang dikenakan pada Iran.
Baca Juga: Video Usai Mandi Diduga Diunggah ke Status WhatsApp, Seorang Wanita Tempuh Jalur Hukum
Hal itu disampaikan sebagai respons atas kesepakatan damai antara Iran dan AS.
2. Harga Minyak Dunia Turun
Harga minyak dunia dilaporkan turun pada Minggu (14/6/2026) malam hingga Senin (15/6/2026) pagi setelah diumumkannya kesepakatan damai AS dan Iran yang dimediasi Pakistan.
Baca Juga: Konflik AS-Iran Mereda, Pemerintah Berpeluang Punya Ruang Fiskal Lebih Longgar
Kontrak berjangka minyak Brent yang sebelumnya diperdagangkan di atas US$87 (sekitar Rp1,57 juta) per barel, turun ke bawah level US$84 (sekitar Rp1,51 juta).
Di sisi lain, harga emas spot justru melonjak 1,8% menjadi US$4.297,42 (sekitar Rp77,2 juta) per ons pada pukul 00.10 GMT (pukul 07:10 WIB).
Sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus menguat 1,9% menjadi US$4.318,10 (sekitar Rp77,6 juta) per ons.
Baca Juga: PBNU Putuskan Awal Tahun Baru Islam 1448 H pada Rabu, Ini Penjelasannya
3. Penurunan Harga Minyak Berimbas pada Kelonggaran Bank Sentral
Kepala Riset Asia untuk ANZ, Khoon Goh, menyatakan kepada Al Jazeera, Senin (15/6/206), bahwa penurunan harga minyak dunia akan memberikan sedikit kelegaan bagi bank sentral di seluruh dunia yang khawatir tentang prospek inflasi.
Fokus saat ini, menurut Goh, beralih ke The Fed yang akan memutuskan suku bunga minggu ini.
Baca Juga: Kepergok Curi Motor, Pria 50 Tahun Tembak dan Tusuk Korban Sebelum Diamuk Massa
Selain harga minyak turun, pasar saham di kawasan Asia Pasifik melonjak setelah pengumuman kesepakatan damai Iran dan AS. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






