Miris, Siswi 15 Tahun di Palembang Diduga Dijambak dan Ditarik Kerah Bajunya

AKURAT.CO SUMSEL Kasus dugaan kekerasan antarsiswa terjadi di salah satu sekolah di Kota Palembang. Seorang siswi berinisial R (15) dilaporkan mengalami kekerasan yang diduga dilakukan dua teman sekolahnya.
Peristiwa tersebut membuat orang tua korban memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian itu ke SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (14/8/2026).
Ibu korban, V, mengatakan dugaan kekerasan tersebut terjadi di lingkungan sekolah yang berada di Jalan Bangau, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang, pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
V mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah anaknya menghubunginya dan menceritakan apa yang dialaminya.
"Awalnya saya dihubungi oleh anak saya, Pak. Yang mengatakan sudah menjadi korban kekerasan yang dilakukan teman sekolahnya sendiri," ujar V saat membuat laporan.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban kepada ibunya, kejadian bermula ketika kerah pakaian R ditarik oleh salah satu terlapor berinisial S.
Tidak berhenti di situ, rambut korban kemudian diduga dijambak oleh terlapor lainnya, A. Tarikan tersebut membuat R hampir terjatuh ke lantai.
"Anak saya dianiaya, Pak, oleh kedua terlapor, dengan cara kerah baju ditarik dan rambut dijambak," ungkap V.
Baca Juga: Tegur Suami yang Tidur, Nenek 62 Tahun di Palembang Malah Dipukuli dan Diancam Pisau
Aksi tersebut kemudian dilerai oleh sejumlah siswa dan guru yang berada di sekitar lokasi.
Setelah kejadian, pihak sekolah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut dengan mempertemukan pihak-pihak yang terlibat.
Namun, upaya tersebut belum menemukan titik temu. Persoalan kemudian berlanjut hingga orang tua korban memutuskan melaporkannya kepada polisi.
Akibat kejadian tersebut, R mengeluhkan sakit pada bagian kepala dan mengalami memar di bagian belakang kepala sebelah kanan.
V kemudian membawa putrinya ke RS Siloam untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.
"Oleh itulah, Pak, saya laporkan ke sini. Berharap laporan kami segera diproses," kata V.
Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Rifki Syerif membenarkan laporan yang dibuat orang tua korban.
"Laporan korban sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk dilakukan penyelidikan," ujar Rifki.
Polisi selanjutnya akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara utuh kronologi kejadian, termasuk dugaan kekerasan yang dialami korban serta pihak-pihak yang terlibat.
Kasus tersebut kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 7Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







