Sumsel
HL Sumsel

Korban Tewas Kecelakaan Maut di Bawah LRT Cinde Bertambah Jadi Dua Orang, Polisi Ungkap Penyebabnya

Deny Wahyudi | 6 Juni 2026, 16:00 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Maut di Bawah LRT Cinde Bertambah Jadi Dua Orang, Polisi Ungkap Penyebabnya
Korban Tewas Kecelakaan Maut di Bawah LRT Cinde Bertambah Jadi Dua Orang, Polisi Ungkap Penyebabnya

AKURAT.CO SUMSEL Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di bawah Stasiun LRT Pasar Cinde, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, bertambah menjadi dua orang.

Polisi juga mulai mengungkap dugaan penyebab insiden yang melibatkan sebuah mobil Toyota Fortuner, dua sepeda motor, dan satu angkutan kota (angkot) tersebut.

Korban terbaru yang meninggal dunia adalah Ahmad Ridwan (53), sopir angkot yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Mohammad Hoesin Palembang.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, mengatakan pihaknya menerima informasi meninggalnya korban pada Jumat malam.

"Korban sopir angkot meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Kami menerima informasi tersebut sekitar pukul 21.00 WIB," ujar Hermanto, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok di Akhir Pekan, Saatnya Mulai Investasi

Sebelumnya, kecelakaan tersebut telah lebih dulu merenggut nyawa Devi Yanto (39), pengendara sepeda motor yang mengalami luka berat setelah kendaraannya ditabrak mobil Fortuner.

Dengan bertambahnya satu korban meninggal dunia, total korban tewas dalam kecelakaan beruntun tersebut kini menjadi dua orang.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kesalahan pengemudi Toyota Fortuner bernomor polisi BG-1856-UP yang dikemudikan Ahmad Nasuhi (60).

Menurut keterangan yang disampaikan kepada penyidik, pengemudi awalnya berniat mengurangi kecepatan kendaraan saat melintas di jalur yang cukup padat. Namun, ia diduga justru menginjak pedal gas ketika hendak mengerem.

"Dari pengakuannya, saat ingin mengerem justru yang terinjak pedal gas," kata Hermanto.

Akibatnya, kendaraan sport utility vehicle (SUV) tersebut melaju tak terkendali dan menabrak dua sepeda motor yang berada di depannya sebelum akhirnya menghantam sebuah angkot dari arah belakang.

Benturan keras membuat sejumlah korban mengalami luka-luka, sementara kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah.

Meski pengemudi telah memberikan keterangan awal, polisi menegaskan penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Penyidik saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, memeriksa kondisi kendaraan, serta melakukan pendalaman terhadap pengakuan pengemudi Fortuner.

"Keterangan tersebut masih kami dalami dan akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan serta keterangan para saksi," ujar Hermanto.

Kecelakaan yang terjadi di salah satu ruas jalan tersibuk Kota Palembang itu sempat mengundang perhatian masyarakat karena terjadi pada jam padat aktivitas dan melibatkan beberapa kendaraan sekaligus.

Baca Juga: Fortuner Hantam Dua Motor dan Angkot di Bawah LRT Cinde Palembang, Satu Pengendara Tewas

Polisi mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi, serta memastikan kondisi fisik saat berkendara guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia