Tegur Penyerobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Tewas Diduga Dikeroyok Tujuh Orang

AKURAT.CO SUMSEL Perselisihan saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di sebuah SPBU di Kota Palembang berujung tragis.
Seorang sopir truk bernama Yepran Firmansyah (33) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria, Selasa (2/6/2026) malam.
Peristiwa itu terjadi di SPBU Jalan Noerdin Pandji, Kecamatan Sukarami, Palembang. Korban diduga dianiaya setelah menegur pengendara yang disebut menyerobot antrean pengisian solar.
Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
"Saat ini kami masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan para saksi. Tim juga sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku," ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: Nekat Bobol Area Makam Keluarga, Dua Pencuri Material Aluminium Dibekuk Polisi
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan bermula dari adu mulut antara korban dan salah satu pengendara di area SPBU. Ketegangan kemudian berlanjut menjadi perkelahian di sekitar pintu keluar lokasi pengisian BBM.
Keributan sempat dilerai oleh sejumlah sopir dan warga yang berada di sekitar lokasi. Namun situasi kembali memanas sekitar 30 menit kemudian.
Diduga, salah satu pihak yang terlibat dalam cekcok tersebut kembali datang bersama sejumlah rekannya. Korban kemudian diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekitar tujuh orang.
Tak hanya menerima pukulan, korban juga diduga mengalami serangan menggunakan senjata tajam. Dalam kondisi terluka, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan mengemudikan truk yang dibawanya.
Namun karena mengalami luka serius, korban kehilangan kendali hingga kendaraan yang dikemudikannya berhenti setelah menabrak di kawasan seberang SPBU.
Warga dan rekan sesama sopir kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Myria Palembang.
Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami sejumlah luka tusuk pada bagian dada, rusuk, punggung, dan lengan kanan.
"Kami memastikan seluruh pihak yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Musa.
Polrestabes Palembang bersama Unit Reskrim Polsek Sukarami kini membentuk tim gabungan untuk memburu para pelaku. Polisi mengklaim telah mengantongi identitas sejumlah orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.
Selain melakukan pengejaran, penyidik juga telah mengamankan satu unit truk milik korban sebagai barang bukti dalam proses penyelidikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 5Sempat Mondar-mandir di Danau OPI, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Tergantung
- 6Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









