Sumsel
HL Sumsel

Tegur Penyerobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Tewas Diduga Dikeroyok Tujuh Orang

Kurnia | 3 Juni 2026, 17:49 WIB
Tegur Penyerobot Antrean Solar, Sopir Truk di Palembang Tewas Diduga Dikeroyok Tujuh Orang
Polisi saat melakukan olah TKP. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Perselisihan saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di sebuah SPBU di Kota Palembang berujung tragis.

Seorang sopir truk bernama Yepran Firmansyah (33) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria, Selasa (2/6/2026) malam.

Peristiwa itu terjadi di SPBU Jalan Noerdin Pandji, Kecamatan Sukarami, Palembang. Korban diduga dianiaya setelah menegur pengendara yang disebut menyerobot antrean pengisian solar.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

"Saat ini kami masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan para saksi. Tim juga sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku," ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga: Nekat Bobol Area Makam Keluarga, Dua Pencuri Material Aluminium Dibekuk Polisi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan bermula dari adu mulut antara korban dan salah satu pengendara di area SPBU. Ketegangan kemudian berlanjut menjadi perkelahian di sekitar pintu keluar lokasi pengisian BBM.

Keributan sempat dilerai oleh sejumlah sopir dan warga yang berada di sekitar lokasi. Namun situasi kembali memanas sekitar 30 menit kemudian.

Diduga, salah satu pihak yang terlibat dalam cekcok tersebut kembali datang bersama sejumlah rekannya. Korban kemudian diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sekitar tujuh orang.

Tak hanya menerima pukulan, korban juga diduga mengalami serangan menggunakan senjata tajam. Dalam kondisi terluka, korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan mengemudikan truk yang dibawanya.

Namun karena mengalami luka serius, korban kehilangan kendali hingga kendaraan yang dikemudikannya berhenti setelah menabrak di kawasan seberang SPBU.

Warga dan rekan sesama sopir kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Myria Palembang.

Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami sejumlah luka tusuk pada bagian dada, rusuk, punggung, dan lengan kanan.

"Kami memastikan seluruh pihak yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Musa.

Polrestabes Palembang bersama Unit Reskrim Polsek Sukarami kini membentuk tim gabungan untuk memburu para pelaku. Polisi mengklaim telah mengantongi identitas sejumlah orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Selain melakukan pengejaran, penyidik juga telah mengamankan satu unit truk milik korban sebagai barang bukti dalam proses penyelidikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia