Sumsel
HL Sumsel

CCTV Bongkar Aksi Pencurian Mobil di Palembang, Mobil Kijang Kapsul Ditemukan di PALI

Deny Wahyudi | 4 Mei 2026, 15:45 WIB
CCTV Bongkar Aksi Pencurian Mobil di Palembang, Mobil Kijang Kapsul Ditemukan di PALI
CCTV Bongkar Aksi Pencurian Mobil di Palembang, Mobil Kijang Kapsul Ditemukan di PALI

AKURAT.CO SUMSEL Kasus pencurian mobil yang terekam kamera pengawas (CCTV) di Jalan Tanjung Bubuk, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, mulai menemui titik terang.

Polisi berhasil menemukan kendaraan yang sempat hilang tersebut di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh, memastikan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan intensif sejak laporan diterima. Hasilnya, mobil milik korban berhasil diamankan.

“Alhamdulillah sudah kami selidiki dan kendaraan sudah ditemukan di Kabupaten PALI,” ujar Fauzi, Senin (4/5/2026).

Saat ini, mobil tersebut telah dibawa ke Mapolsek Ilir Barat I Palembang untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian masih memburu pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

“Mobilnya sudah kami amankan. Untuk pelaku masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Baca Juga: Dituding Pura-pura Sakit Lewat Voice Note Grup Kantor, Karyawan di Palembang Lapor Polisi

Sebelumnya, aksi pencurian ini sempat terekam jelas oleh kamera CCTV di lokasi kejadian. Peristiwa terjadi pada Minggu (27/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB dan menimpa Iskandar (46), warga setempat.

Korban kehilangan satu unit mobil Toyota Kijang Kapsul berwarna merah dengan nomor polisi BG-1129-CK yang diparkir di halaman rumahnya.

Dari rekaman CCTV, terlihat pelaku dengan tenang mengeluarkan mobil dari halaman rumah.

Meski mesin kendaraan sudah menyala, pelaku justru mendorong mobil menjauh dari lokasi sebelum akhirnya membawanya kabur. Cara ini diduga untuk menghindari suara mesin yang bisa membangunkan penghuni rumah.

Iskandar mengaku baru menyadari mobilnya hilang saat hendak mengantar anaknya mendaftar sekolah pada pagi hari.

“Pagi mau antar anak daftar sekolah, mobil sudah tidak ada. Padahal sehari sebelumnya masih saya pakai pulang kondangan,” ungkapnya.

Ia kemudian mengecek rekaman CCTV milik tetangga dan menduga aksi tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku, dengan peran berbeda satu mengawasi situasi, sementara lainnya mengeksekusi pencurian.

“Sepertinya memang sudah direncanakan. Mobil didorong dulu supaya tidak menimbulkan suara,” jelasnya.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti utama. Hingga kini, penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku masih terus dilakukan.

“Kami terus mempersempit ruang gerak pelaku. Mudah-mudahan segera terungkap,” tutup Fauzi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia