Tarif Nol Persen AS, Angin Segar bagi Keberlangsungan Industri Sawit di Sumatera Selatan

AKURAT.CO SUMSEL Kebijakan Amerika Serikat (AS) yang menetapkan tarif ekspor nol persen bagi produk minyak sawit Indonesia menjadi sinyal kuat terjadinya pergeseran peta dagang global.
Momentum ini diyakini bakal memangkas ketergantungan eksportir dalam negeri terhadap jalur distribusi konvensional via Benua Biru.
Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Sumatra Selatan, Alex Sugiarto, mengungkapkan bahwa selama ini mata rantai ekspor sawit Indonesia ke Amerika masih didominasi melalui skema re-ekspor dari negara-negara Eropa.
Baca Juga: Sudah 5 Hari Ibu di Palembang Hilang Tanpa Jejak, Keluarga Lapor Polisi
Tercatat, baru sekitar 30 persen produk sawit yang mampu menembus pasar Negeri Paman Sam secara langsung.
"Kebijakan tarif nol persen ini adalah titik balik. Kita akan melihat efisiensi distribusi yang signifikan karena pengiriman bisa langsung dilakukan ke AS tanpa harus 'mampir' ke Eropa lagi," ujar Alex di Palembang, Selasa (24/2/2026).
Langkah strategis AS ini muncul di tengah ketatnya aturan European Union Deforestation Regulation (EUDR) atau kebijakan anti-deforestasi yang diterapkan Uni Eropa.
Alex menilai, kemudahan akses ke pasar Amerika memberikan posisi tawar yang lebih kuat bagi Crude Palm Oil (CPO) asal Indonesia di kancah internasional.
Selain memperkuat daya saing, pengalihan fokus pasar ke Amerika Serikat dianggap sebagai jawaban atas hambatan dagang yang kerap dialami para pelaku industri di kawasan Eropa.
Optimisme serupa juga menyasar pada kesejahteraan petani di tingkat hulu. GAPKI Sumsel memproyeksi peningkatan serapan ekspor ini akan berdampak langsung pada stabilitas, bahkan kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani.
"Ini angin segar bagi keberlangsungan industri. Jika ekspor lancar dan pasar meluas, harga TBS di lapangan diharapkan ikut terdongkrak, sehingga ekonomi kerakyatan di sektor sawit tetap terjaga," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







