Sumsel

Palembang dan Ogan Ilir Tertinggi Hunian Sempit, Ini Data Lengkap Sumsel 2025

Kurnia | 10 Juli 2026, 21:00 WIB
Palembang dan Ogan Ilir Tertinggi Hunian Sempit, Ini Data Lengkap Sumsel 2025

AKURAT.CO SUMSEL Kualitas perumahan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2025 menunjukkan tren yang cukup baik.

Hal ini terlihat dari tingginya persentase rumah tangga dengan kondisi lantai bukan tanah, atap layak, serta dinding permanen di hampir seluruh kabupaten/kota.

Berdasarkan data terbaru, secara umum 99,06 persen rumah tangga di Sumsel sudah menggunakan lantai bukan tanah.

Selain itu, sebanyak 92,91 persen rumah memiliki atap layak, dan 99,82 persen telah menggunakan dinding permanen.

Meski demikian, persoalan kepadatan hunian masih menjadi perhatian.

Baca Juga: Proyek Pelabuhan Tanjung Carat Masuk Fase Baru, Konsorsium Sepakati Badan Usaha Pelabuhan

Tercatat sebanyak 20,22 persen rumah tangga di Sumsel memiliki luas lahan per kapita kurang dari 10 meter persegi.

Kondisi ini terlihat cukup menonjol di beberapa daerah.

Kabupaten Ogan Ilir mencatat angka tertinggi dengan 29,20 persen rumah tangga yang tinggal di hunian sempit, disusul Kota Palembang sebesar 28,33 persen dan Kabupaten Muara Enim sebesar 24,66 persen.

Sebaliknya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur menjadi daerah dengan tingkat kepadatan hunian terendah, yakni hanya 7,13 persen.

Dari sisi kualitas bangunan, sejumlah daerah menunjukkan capaian yang sangat baik.

Kabupaten Musi Rawas, PALI, dan Musi Rawas Utara bahkan mencatat 100 persen rumah tangga telah memiliki dinding permanen.

Sementara untuk indikator atap layak, Kota Pagar Alam menjadi yang tertinggi dengan 99,95 persen.

Namun, masih terdapat beberapa daerah dengan capaian relatif rendah pada indikator atap layak, seperti Kabupaten Banyuasin yang baru mencapai 84,45 persen, serta Kota Palembang sebesar 88,61 persen.

Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa kualitas fisik rumah di Sumsel terus mengalami peningkatan.

Namun, tantangan terkait keterbatasan ruang hunian di wilayah perkotaan dan beberapa kabupaten masih perlu menjadi perhatian pemerintah ke depan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia