Sumsel

Deretan Gurita Bisnia Tan Kian, Konglomerat yang Diperiksa Polisi dalam Kasus Febrie Ardiansyah

Septiyanti Dwi Cahyani | 13 Juli 2026, 08:00 WIB
Deretan Gurita Bisnia Tan Kian, Konglomerat yang Diperiksa Polisi dalam Kasus Febrie Ardiansyah
Febrie Ardiansyah, tersangka korupsi batu bara.

AKURAT. CO SUMSEL -  Nama Tan Kian masuk dalam jajaran trending topik mesin pencarian Google sejak Minggu (12/7/2026).

Ia merupakan salah satu saksi diperiksa dalam kasus dugaan korupsi tata niaga bara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Ardiansyah dan sejumlah perusahaan, yakni PT PLN, Asabri, Krakatau Steel dan PT CBS-KNI.

Tan Kian dikenal sebagai salah satu pengusaha properti sekaligus pemilik kawasan mixed use Pacific Place di Jakarta Selatan.

Baca Juga: Fasilitas Perumahan di Sumsel Terus Membaik, Masih Ada 20 Persen Warga Tinggal di Rumah Sempit

Dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/7/2026) malam, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan status TK (Tan Kian) telah diperiksa masih sebagai saksi.

Total sudah ada 15 orang saksi yang telah diperiksa, termasuk Tan Kian.

Siapa sebenarnya sosok Tan Kian?

Baca Juga: Tiket VIP Konser ENHYPEN Jakarta Langsung Ludes Saat Presale, General Sale Dibuka 13 Juli

Sebagai seorang pengusaha properti yang dikenal luas, Tan Kian memiliki rekam jejak bisnis yang cukup mentereng.

Ia dikenal sebagai pemilik kawasan mixed-use prestisius, Pacific Place, di Jakarta Selatan, serta memiliki keterlibatan dalam pengelolaan hotel-hotel mewah seperti Ritz Carlton dan Marriott

Deretan Bisnis Tan Kian

Baca Juga: Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Rp60 Juta, Pegawai Indomaret Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Di luar proses hukum tersebut, Tan Kian dikenal sebagai salah satu pengusaha yang memiliki rekam jejak panjang di industri properti Indonesia.

Ia merupakan pendiri Dua Mutiara Group yang kemudian berkembang menjadi Century Properties Group Indonesia, perusahaan yang membangun berbagai proyek properti premium di Jakarta.

Tan Kian membangun reputasinya melalui Century Properties Group Indonesia yang berfokus pada pengembangan properti kelas atas.

Baca Juga: Karhutla Kembali Terjadi di Perbatasan Palembang-Banyuasin, Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Menurut konsultan Leads Property Indonesia, perusahaan tersebut masuk kategori boutique developer, yakni pengembang yang menggarap proyek eksklusif dengan jumlah terbatas dan menyasar segmen premium.

Melalui perusahaan itu, Tan Kian mengembangkan sejumlah proyek ikonik di kawasan pusat bisnis Jakarta.

Beberapa di antaranya adalah Pacific Place Jakarta, JW Marriott Jakarta, The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan, The Ritz-Carlton Pacific Place, Millennium Centennial Center, hingga South Hills Apartment.

Baca Juga: Catat! Rekayasa Lalu Lintas Sumsel Bhayangkara Run 2026 di Simpang Charitas dan Mapolda

Selain itu, Century Properties Group Indonesia juga terlibat dalam pengembangan Sahid Sudirman Center, Botanica Apartment, serta memiliki The Plaza Office Tower yang berada di koridor bisnis Sudirman-Kuningan.

Portofolio tersebut menjadikan Tan Kian sebagai salah satu pelaku utama dalam pembangunan properti komersial dan hunian premium di ibu kota.

Aktivitas bisnis Tan Kian tidak hanya berpusat di Jakarta.

Baca Juga: Karhutla di Sumsel Tembus 306 Kejadian, PALI hingga Muba Jadi Wilayah Paling Rawan

Ia juga memiliki investasi di sektor pariwisata melalui kepemilikan sekitar 60 vila resor di Pulau Bintan.

Nilai investasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 65 juta dollar AS.

Selain itu, Tan Kian pernah bekerja sama dengan Hanson International dalam mengembangkan Millennium City, proyek kota mandiri terpadu yang berlokasi di Parung Panjang.

Baca Juga: Warga Sematang Borang Digegerkan Penemuan Pria Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Keterlibatan tersebut menunjukkan ekspansi bisnisnya tidak hanya terbatas pada gedung perkantoran dan apartemen, tetapi juga mencakup pengembangan kawasan berskala besar.

Berawal dari Bisnis Udang dan Tekstil

Sebelum dikenal sebagai pengembang properti, Tan Kian memulai karier bisnis melalui usaha keluarga di bidang perdagangan udang dan tekstil.

Seiring berkembangnya usaha, ia kemudian memperluas bisnis ke sektor properti premium yang akhirnya menjadi lini usaha utamanya.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Lagi di Akhir Pekan, Cek Info Terbarunya di Sini

Keberhasilannya di bidang tersebut membuat Jakarta Globe pada 2016 memperkirakan nilai kekayaannya mencapai sekitar 570 juta dollar AS, sehingga masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia saat itu.

Sejak 2017, operasional perusahaan keluarga mulai dijalankan oleh generasi ketiga melalui Nicholas Tan.

Meski demikian, Tan Kian masih ikut mengurus operasional perusahaan, terutama dalam keputusan-keputusan strategis Century Properties Group Indonesia.

Di luar aktivitas bisnis, ia juga aktif di Jakarta Property Institute, organisasi nirlaba yang mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.