Orang Tua Resah Isu Tawuran Besar-besaran, Ratu Dewa Langsung Hubungi Kapolrestabes

AKURAT.CO SUMSEL Isu tawuran pelajar secara besar-besaran yang disebut bakal terjadi di Kota Palembang, Sumatera Selatan, membuat sejumlah orang tua siswa resah.
Informasi tersebut beredar luas melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp. Khawatir terjadi aksi kekerasan, sejumlah orang tua bahkan langsung menyampaikan laporan kepada Pemerintah Kota Palembang.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan dirinya menerima banyak pesan dari orang tua yang mengkhawatirkan keselamatan anak-anak, terutama saat pulang sekolah.
Mendapat laporan tersebut, Ratu Dewa mengaku langsung berkoordinasi dengan Kapolrestabes Palembang untuk memastikan isu tersebut tidak berkembang menjadi aksi nyata.
"Dari kemarin saya sudah koordinasi langsung dengan Pak Kapolrestabes. Ada beberapa sekolah memang yang terindikasi itu," kata Ratu Dewa saat ditemui di JSC, Senin (17/8/2026).
Menurut Ratu Dewa, kepolisian langsung bergerak melakukan pemantauan terhadap sejumlah sekolah yang dianggap memiliki potensi terjadinya tawuran.
Baca Juga: Di Tengah Kepungan Karhutla OKI, Manggala Agni Tetap Gelar Upacara HUT RI
Bahkan, jajaran intelijen Polrestabes Palembang telah diterjunkan untuk memantau situasi di sekolah-sekolah tersebut.
"Pak Kapolrestabes Palembang sudah menurunkan dari Intel semuanya ke sekolah-sekolahan yang terindikasi itu," ujarnya.
Pengamanan telah dilakukan sejak Minggu (16/8/2026) dan berlanjut hingga Senin. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya tawuran sekaligus memberikan rasa aman bagi siswa dan orang tua.
"Mulai dari kemarin (16/8/2026) sudah bergerak, bahkan sampai hari ini juga. Saya tadi juga sudah bicara Pak Kapolrestabes Palembang," kata Ratu Dewa.
Polisi Pantau Secara Terbuka dan Tertutup
Ratu Dewa menjelaskan pengamanan tidak hanya dilakukan dengan menempatkan personel secara terbuka di sekitar sekolah.
Pemantauan juga dilakukan secara tertutup oleh personel intelijen untuk mendeteksi potensi pergerakan pelajar yang dapat memicu tawuran.
"Insya Allah dari pemerintah, dari pihak keamanan juga sudah melaksanakan. Semua sekolah sudah diterjunkan pengamanan-pengamanannya, baik yang sifatnya terang-terangan maupun yang sifatnya terselubung dari Intel," jelasnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Palembang bersama kepolisian tidak ingin isu tawuran tersebut berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
Koordinasi dengan pihak keamanan pun terus dilakukan untuk memastikan kondisi di lingkungan sekolah tetap aman.
"Kita dari pemerintah, dari pihak keamanan juga sudah melaksanakan," tutup Ratu Dewa.
Sebelumnya, kabar mengenai rencana tawuran yang disebut melibatkan ratusan pelajar dari sejumlah sekolah di Palembang beredar melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp.
Meski demikian, pemerintah dan kepolisian memilih melakukan langkah antisipasi dengan memperketat pemantauan di sekolah-sekolah yang dinilai memiliki potensi terjadinya tawuran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 7Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









