Sumsel

Orang Tua Resah Isu Tawuran Besar-besaran, Ratu Dewa Langsung Hubungi Kapolrestabes

Kurnia | 17 Agustus 2026, 16:36 WIB
Orang Tua Resah Isu Tawuran Besar-besaran, Ratu Dewa Langsung Hubungi Kapolrestabes
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Isu tawuran pelajar secara besar-besaran yang disebut bakal terjadi di Kota Palembang, Sumatera Selatan, membuat sejumlah orang tua siswa resah.

Informasi tersebut beredar luas melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp. Khawatir terjadi aksi kekerasan, sejumlah orang tua bahkan langsung menyampaikan laporan kepada Pemerintah Kota Palembang.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan dirinya menerima banyak pesan dari orang tua yang mengkhawatirkan keselamatan anak-anak, terutama saat pulang sekolah.

Mendapat laporan tersebut, Ratu Dewa mengaku langsung berkoordinasi dengan Kapolrestabes Palembang untuk memastikan isu tersebut tidak berkembang menjadi aksi nyata.

"Dari kemarin saya sudah koordinasi langsung dengan Pak Kapolrestabes. Ada beberapa sekolah memang yang terindikasi itu," kata Ratu Dewa saat ditemui di JSC, Senin (17/8/2026).

Menurut Ratu Dewa, kepolisian langsung bergerak melakukan pemantauan terhadap sejumlah sekolah yang dianggap memiliki potensi terjadinya tawuran.

Baca Juga: Di Tengah Kepungan Karhutla OKI, Manggala Agni Tetap Gelar Upacara HUT RI

Bahkan, jajaran intelijen Polrestabes Palembang telah diterjunkan untuk memantau situasi di sekolah-sekolah tersebut.

"Pak Kapolrestabes Palembang sudah menurunkan dari Intel semuanya ke sekolah-sekolahan yang terindikasi itu," ujarnya.

Pengamanan telah dilakukan sejak Minggu (16/8/2026) dan berlanjut hingga Senin. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya tawuran sekaligus memberikan rasa aman bagi siswa dan orang tua.

"Mulai dari kemarin (16/8/2026) sudah bergerak, bahkan sampai hari ini juga. Saya tadi juga sudah bicara Pak Kapolrestabes Palembang," kata Ratu Dewa.

Polisi Pantau Secara Terbuka dan Tertutup

Ratu Dewa menjelaskan pengamanan tidak hanya dilakukan dengan menempatkan personel secara terbuka di sekitar sekolah.

Pemantauan juga dilakukan secara tertutup oleh personel intelijen untuk mendeteksi potensi pergerakan pelajar yang dapat memicu tawuran.

"Insya Allah dari pemerintah, dari pihak keamanan juga sudah melaksanakan. Semua sekolah sudah diterjunkan pengamanan-pengamanannya, baik yang sifatnya terang-terangan maupun yang sifatnya terselubung dari Intel," jelasnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Palembang bersama kepolisian tidak ingin isu tawuran tersebut berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Koordinasi dengan pihak keamanan pun terus dilakukan untuk memastikan kondisi di lingkungan sekolah tetap aman.

"Kita dari pemerintah, dari pihak keamanan juga sudah melaksanakan," tutup Ratu Dewa.

Sebelumnya, kabar mengenai rencana tawuran yang disebut melibatkan ratusan pelajar dari sejumlah sekolah di Palembang beredar melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp.

Meski demikian, pemerintah dan kepolisian memilih melakukan langkah antisipasi dengan memperketat pemantauan di sekolah-sekolah yang dinilai memiliki potensi terjadinya tawuran.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia