Sumsel

Ikuti Suara yang Dikira Teman, Pendaki Gunung Dempo Tersesat hingga Dievakuasi Tim BRIGADE

Kurnia | 10 Juli 2026, 19:00 WIB
Ikuti Suara yang Dikira Teman, Pendaki Gunung Dempo Tersesat hingga Dievakuasi Tim BRIGADE
BRIGADE saat melakukan evakuasi. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pendaki asal Palembang, Yudha Saputra, sempat mengalami momen menegangkan setelah tersesat saat mendaki Gunung Dempo, Kota Pagar Alam.

Beruntung, ia berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim Balai Registrasi Dempo (BRIGADE) setelah sempat menghabiskan waktu sendirian di tengah hutan.

Yudha dilaporkan terpisah dari rombongan saat melakukan pendakian pada Rabu (8/7/2026). Upaya pencarian yang dilakukan rekan-rekannya tidak membuahkan hasil sehingga keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada tim BRIGADE.

Sebelum dinyatakan hilang, Yudha diketahui masih sempat menghubungi kedua orang tuanya sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam percakapan itu, ia mengaku berada seorang diri dan mulai merasakan kedinginan di tengah kawasan pegunungan.

Tak lama setelah itu, komunikasi terputus dan keberadaan Yudha tidak lagi dapat diketahui. Keluarga menduga telepon genggam yang digunakan korban kehabisan daya baterai.

Menerima laporan tersebut, Tim BRIGADE langsung bergerak melakukan pencarian di sekitar titik terakhir korban diketahui berada.

Ketua BRIGADE Kota Pagar Alam, Dian Saputra, mengatakan tim berhasil menemukan Yudha pada Kamis (9/7/2026) di kawasan hutan dalam kondisi lemas dan kedinginan.

"Korban ditemukan dalam keadaan selamat, namun mengalami kelelahan dan kedinginan setelah semalaman berada di hutan," ujar Dian.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Keluarkan SE Pencegahan Penyebarluasan LGBT dan Perlindungan Anak

Karena kondisi fisiknya menurun, tim SAR kemudian melakukan evakuasi menggunakan tandu sebelum membawa korban menuju Pos BRIGADE untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dari hasil keterangan yang diperoleh, Yudha diduga tersesat setelah mengikuti suara yang dikiranya berasal dari teman-teman satu rombongannya. Namun suara tersebut justru membuatnya semakin menjauh dari jalur pendakian hingga kehilangan arah.

Menurut Dian, kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi para pendaki untuk tidak memisahkan diri dari rombongan dan memastikan sumber suara atau arah yang akan dituju saat berada di kawasan pegunungan.

"Pendaki harus tetap bersama kelompok dan tidak mudah mengikuti suara yang belum jelas asal-usulnya karena dapat membuat mereka keluar dari jalur pendakian," katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh pendaki agar mempersiapkan perlengkapan secara matang, memastikan alat komunikasi dalam kondisi baik, serta selalu mengutamakan keselamatan selama melakukan pendakian.

Dian turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel BRIGADE, relawan, serta masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian hingga Yudha berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia