Jeda Program Makan Bergizi Gratis Tekan Harga Pangan, Inflasi Sumsel Turun ke 0,36 Persen

AKURAT.CO SUMSEL Inflasi di Sumatera Selatan pada Juni 2026 tercatat melambat dibandingkan bulan sebelumnya.
Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah berhentinya sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah, yang berdampak pada menurunnya permintaan sejumlah bahan pangan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan mencatat inflasi bulanan (month-to-month/mtm) sebesar 0,36 persen pada Juni 2026.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Mei 2026 yang mencapai 0,51 persen, sekaligus berada di bawah rata-rata inflasi nasional sebesar 0,44 persen.
Kepala BPS Sumatera Selatan, Moh Wahyu Yulianto, mengatakan jeda pelaksanaan Program MBG membuat kebutuhan terhadap sejumlah bahan pangan, khususnya daging ayam ras dan telur ayam ras, mengalami penurunan sehingga harga kedua komoditas tersebut ikut terkoreksi.
"Program MBG sangat memengaruhi harga beberapa komoditas. Saya bahkan mengecek langsung ke pasar induk dan melihat pasokan sangat melimpah," ujar Wahyu, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Inflasi Tahunan Sumsel 2,89 Persen, Masuk Empat Provinsi Terendah di Indonesia
Menurutnya, sejak sekitar dua pekan terakhir permintaan bahan pangan untuk kebutuhan MBG mulai berkurang karena sekolah memasuki masa libur.
Meski harga beberapa komoditas pangan turun, Sumatera Selatan tetap mencatat inflasi. Hal itu dipicu kenaikan harga pada kelompok lain, terutama bahan bakar minyak (BBM), sektor transportasi, serta meningkatnya pengeluaran masyarakat menjelang tahun ajaran baru.
"Penurunan harga ayam dan telur memang membantu menahan laju inflasi. Namun masih ada kenaikan harga pada komoditas lain yang membuat inflasi tetap terjadi," jelasnya.
Data BPS menunjukkan kelompok transportasi menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar dengan andil 0,24 persen. Sementara komoditas yang paling banyak mendorong inflasi antara lain bensin, bawang putih, tomat, bawang merah, dan beras.
Di sisi lain, komoditas yang paling besar menahan inflasi atau menyumbang deflasi adalah cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan cabai rawit. Turunnya harga komoditas tersebut dipengaruhi melimpahnya pasokan di tengah melemahnya permintaan selama Program MBG tidak berjalan.
Secara tahunan (year-on-year/YoY), inflasi Sumatera Selatan pada Juni 2026 tercatat 2,89 persen, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan dengan andil 1,13 persen, disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,89 persen, serta kelompok transportasi sebesar 0,36 persen.
Adapun komoditas yang paling banyak mendorong inflasi tahunan meliputi emas perhiasan, bensin, bawang merah, cabai merah, dan minyak goreng.
BPS juga mencatat perbedaan laju inflasi di empat daerah yang menjadi sampel penghitungan. Kabupaten Muara Enim mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 3,82 persen sekaligus inflasi bulanan tertinggi sebesar 0,49 persen.
Sementara itu, inflasi tahunan terendah terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar 2,68 persen, sedangkan Kota Palembang mencatat inflasi bulanan terendah, yakni 0,30 persen.
Wahyu menilai Program MBG memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap dinamika harga pangan di Sumatera Selatan. Saat program berjalan normal, kebutuhan ayam dan telur meningkat sehingga harga relatif terjaga.
Sebaliknya, ketika program dihentikan sementara selama libur sekolah, permintaan ikut turun dan harga kedua komoditas tersebut mengalami penyesuaian di tingkat pasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








