Bawang dan Telur Turun, Tapi Harga Cabai Masih Bertengger di Rp60 Ribu per Kg

AKURAT.CO SUMSEL Di tengah kondisi harga bahan pangan yang cenderung stabil, cabai rawit merah masih menjadi komoditas yang membebani kantong konsumen di Kota Palembang.
Hingga pertengahan Juni 2026, harga cabai rawit merah masih bertahan di kisaran Rp60.000 per kilogram.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan, Ruzuan Effendi, mengatakan hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional menunjukkan pasokan dan harga sebagian besar kebutuhan pokok masyarakat dalam kondisi terkendali.
Namun, kondisi berbeda masih terjadi pada komoditas cabai yang hingga kini belum menunjukkan penurunan harga signifikan.
"Harga cabai rawit merah masih relatif tinggi dibandingkan komoditas pangan lainnya. Kondisi ini sudah berlangsung sejak sebelum Idul Adha," ujar Ruzuan, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, tingginya harga cabai dipicu pasokan yang belum sepenuhnya pulih, sementara kebutuhan masyarakat masih cukup tinggi.
Baca Juga: Turun dari Mobil Lalu Berlari, Gadis 21 Tahun di Palembang Dilaporkan Hilang
Ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan tersebut membuat harga cabai sulit turun dalam waktu singkat.
Sementara itu, sejumlah komoditas pangan lain justru menunjukkan tren stabil bahkan mengalami penurunan harga.
Beras premium saat ini dijual sekitar Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras SPHP berada di angka Rp12.000 per kilogram. Harga kedelai untuk perajin tempe tercatat Rp10.250 per kilogram.
Untuk kelompok bumbu dapur, harga bawang merah turun menjadi Rp48.000 per kilogram, sementara bawang putih bertahan di kisaran Rp40.000 per kilogram. Harga gula pasir juga relatif stabil di angka Rp18.500 per kilogram.
Pada sektor protein hewani, harga daging sapi berada di kisaran Rp150.000 per kilogram. Daging ayam dijual Rp31.000 per kilogram, sedangkan telur ayam mengalami penurunan menjadi Rp24.000 per kilogram.
Minyak goreng juga terpantau stabil. Minyak goreng kemasan dijual Rp21.000 per liter, minyak curah Rp18.000 per liter, dan MinyaKita Rp16.000 per liter.
Untuk komoditas perikanan, harga ikan kembung berada di kisaran Rp45.000 per kilogram, ikan tongkol Rp35.000 per kilogram, dan ikan bandeng Rp30.000 per kilogram.
Ruzuan menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan pangan di pasar-pasar tradisional guna memastikan pasokan tetap aman dan mengantisipasi potensi lonjakan harga, terutama pada komoditas cabai.
"Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan sehingga harga pangan tetap terkendali di tingkat konsumen," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Sempat Mondar-mandir di Danau OPI, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Tergantung
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









