1.000 Mahasiswa Palembang Turun ke Jalan, Bawa Lima Tuntutan soal BBM hingga APBN

AKURAT.CO SUMSEL Ribuan mahasiswa di Sumatera Selatan bersiap menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Sumsel pada Senin (15/6/2026).
Aksi tersebut digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumsel bersama sejumlah organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Diperkirakan sekitar 500 hingga 1.000 mahasiswa akan turun dalam aksi tersebut. Mereka membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah dan persoalan publik yang tengah menjadi perhatian masyarakat.
Koordinator BEM Nusantara Sumsel, Ilham, mengatakan pihaknya masih melakukan konsolidasi dengan berbagai kampus untuk memastikan kesiapan massa.
"Untuk estimasi massa sekitar 500 sampai 1.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Saat ini kami masih melakukan konsolidasi agar target tersebut dapat tercapai," ujar Ilham, Sabtu (13/6/2026).
Aksi ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan konsolidasi mahasiswa yang digelar sebelumnya. Dalam agenda tersebut, mahasiswa menyusun sejumlah poin tuntutan yang akan disampaikan kepada pemerintah.
Baca Juga: Dibiarkan Usai Ditabrak Tongkang, Dermaga 7 Ulu Palembang Diduga Dijarah Pencuri Besi
Salah satu isu yang menjadi perhatian mahasiswa adalah penggunaan anggaran negara. Mereka meminta pemerintah lebih berhati-hati dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sejumlah program pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi. Mereka mempertanyakan efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih karena dianggap berpotensi menimbulkan persoalan dalam pengelolaan anggaran.
"Kami melihat perlu ada evaluasi terhadap program yang menggunakan anggaran besar agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Ilham.
Mahasiswa juga akan membawa persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah. Mereka mendesak pemerintah bersama pihak terkait untuk mencari solusi agar distribusi energi berjalan lebih baik.
Tak hanya isu ekonomi, aksi tersebut juga akan menyuarakan persoalan penempatan personel TNI dan Polri. Mahasiswa meminta fungsi dan peran kedua institusi tetap berjalan sesuai aturan.
Selain itu, mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis HAM yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.
BEM Nusantara Sumsel berharap aksi yang dilakukan berjalan tertib dan menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat melalui mahasiswa.
Mereka juga mengajak mahasiswa dari berbagai kampus untuk ikut mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









