Namanya Disebut Layak Jadi Cawapres 2029, Herman Deru Pilih Konsentrasi Urus Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Nama Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mulai disebut-sebut dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilu 2029.
Namun, di tengah munculnya berbagai spekulasi politik tersebut, Herman Deru memilih merespons dengan santai dan menegaskan fokus utamanya saat ini tetap pada pembangunan Sumatera Selatan.
Menurut Herman Deru, masa kepemimpinannya sebagai gubernur masih berlangsung hingga 2030. Karena itu, ia belum memikirkan agenda politik nasional dan lebih memprioritaskan penyelesaian berbagai program pembangunan yang sedang berjalan di daerah.
"Saya masih fokus dengan pembangunan Sumsel," kata Herman Deru saat dimintai tanggapan, Rabu (10/6/2026).
Wacana mengenai peluang Herman Deru menuju panggung politik nasional mencuat setelah sejumlah tokoh masyarakat menilai rekam jejaknya sebagai kepala daerah menjadi modal penting untuk berkiprah di tingkat yang lebih tinggi.
Baca Juga: PLN Palembang Jadwalkan Pemeliharaan Jaringan Besok, Ini Daftar Wilayah Berpotensi Padam 5 Jam
Meski demikian, Herman Deru mengaku belum mengetahui secara pasti siapa pihak yang pertama kali menggulirkan wacana tersebut. Ia juga memilih tidak memberikan komentar lebih jauh terkait peluang politik yang masih jauh dari pelaksanaan Pemilu 2029.
Baginya, yang terpenting saat ini adalah memastikan berbagai program pembangunan di Sumatera Selatan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di tengah dinamika politik yang berkembang, Herman Deru menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah. Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor pertanian, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, perhatian pemerintah provinsi juga tengah tertuju pada upaya menjaga stabilitas pemerintahan di sejumlah daerah setelah adanya kepala daerah yang tersandung persoalan hukum dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menghambat pelayanan kepada masyarakat maupun pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan.
Karena itu, ia menegaskan seluruh jajaran pemerintah harus tetap bekerja secara profesional dan memastikan roda pemerintahan berjalan normal.
Terkait dukungan yang menyebut dirinya layak masuk bursa cawapres, Herman Deru memilih menghormati pandangan tersebut. Namun ia menegaskan belum memiliki agenda politik selain menuntaskan amanah yang diberikan masyarakat Sumatera Selatan.
"Semuanya kita hormati. Tapi sekarang fokus saya tetap bekerja untuk Sumsel," ujarnya.
Sikap tersebut menunjukkan Herman Deru belum ingin larut dalam pembahasan politik elektoral yang masih beberapa tahun lagi. Di saat namanya mulai diperbincangkan di level nasional, ia memilih menempatkan pembangunan daerah sebagai prioritas utama selama masa kepemimpinannya masih berlangsung.
Bagi Herman Deru, keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan saat ini dinilai jauh lebih penting dibanding membicarakan peluang politik yang masih berada di depan mata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem









