Sumsel
HL Sumsel

Masuk Awal Kemarau, BMKG Ungkap Daerah Sumsel yang Masih Berpotensi Diguyur Hujan

Kurnia | 1 Juni 2026, 11:33 WIB
Masuk Awal Kemarau, BMKG Ungkap Daerah Sumsel yang Masih Berpotensi Diguyur Hujan
Cuaca

AKURAT.CO SUMSEL Kondisi cuaca di Sumatera Selatan (Sumsel) pada pekan pertama Juni 2026 diperkirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.

Meski demikian, sejumlah daerah masih berpotensi diguyur hujan ringan sehingga masyarakat diminta tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Berdasarkan analisis kondisi atmosfer terkini, pola angin timuran masih mendominasi wilayah Indonesia.

Di sisi lain, keberadaan belokan angin di sekitar wilayah ekuator turut memengaruhi pembentukan awan hujan di beberapa daerah di Sumatera Selatan.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, mengatakan sebagian besar wilayah Sumsel akan mengalami curah hujan kategori rendah pada periode 1 hingga 7 Juni 2026. Kondisi tersebut menunjukkan adanya tren penurunan intensitas hujan dibandingkan periode sebelumnya.

Pada periode 1–4 Juni, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Musi Rawas Utara, Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, dan Ogan Komering Ilir (OKI).

Sementara itu, memasuki 5–7 Juni, potensi hujan diprakirakan bergeser ke OKU Selatan, Muara Enim, OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, serta Musi Rawas.

Baca Juga: Sempat Bikin Takut Warga, Foto Pocong Gentayangan di Gandus Palembang Ternyata Editan AI

Meski peluang hujan masih ada, cuaca cerah yang lebih dominan dinilai menjadi indikasi mulai berkurangnya curah hujan di sejumlah daerah.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian karena dapat meningkatkan risiko munculnya titik panas atau hotspot yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi secara lokal.

Selain itu, warga juga diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan mengingat kondisi cuaca yang semakin kering dapat mempercepat penyebaran api.

Dengan tren cuaca yang cenderung lebih cerah dalam sepekan ke depan, upaya pencegahan karhutla dinilai perlu menjadi perhatian bersama, terutama di wilayah yang selama ini masuk dalam kawasan rawan kebakaran saat musim kemarau mulai berlangsung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia