Hilang Dua Pekan, Pria di Pagar Alam Ditemukan Meninggal di Dasar Jurang Sedalam 300 Meter

AKURAT.CO SUMSEL Setelah dilaporkan menghilang selama hampir dua pekan, seorang pria bernama Tono (34), warga Kampung KB, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar jurang kawasan Sungai Lematang, Jumat (29/5/2026).
Jasad korban ditemukan tergeletak di bawah tebing badas yang berada di aliran Sungai Lematang. Lokasi penemuan yang sulit dijangkau membuat proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan.
Kapolsek Dempo Selatan, Iptu Akhirudin, mengatakan korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sudah beberapa kali meninggalkan rumah tanpa kabar.
"Korban telah menghilang sejak 7 Mei 2026. Karena sebelumnya juga sering bepergian tanpa tujuan yang jelas, pihak keluarga tidak melaporkan ke polisi saat korban tidak pulang," ujarnya, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Akhirudin, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban ternyata masih sempat terlihat hidup oleh sejumlah warga yang sedang memancing di sekitar Sungai Lematang.
Sekitar sepekan lalu, para pemancing dari Desa Bumi Agung melihat korban berada di kawasan sungai tersebut. Saat itu korban disebut sudah tidak mengenakan pakaian dan menolak makanan yang ditawarkan warga.
Baca Juga: Bus Jakarta–Padang Terbakar di Jalintim Muba, 38 Penumpang Selamat dari Kobaran Api
"Korban sempat ditemui warga yang sedang memancing. Namun saat diajak makan, korban tidak mau," katanya.
Informasi mengenai penemuan jasad kemudian diterima pihak kepolisian. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Dempo Selatan, BPBD, Basarnas, dan warga setempat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Namun medan yang harus dilalui tidak mudah. Posisi korban berada di dasar jurang dengan tebing batu yang curam dan memiliki ketinggian ratusan meter.
Tim penyelamat harus mencari jalur yang memungkinkan untuk mencapai lokasi jasad sebelum proses evakuasi dilakukan.
Evakuasi dimulai sekitar pukul 13.30 WIB ketika tim BPBD tiba di lokasi. Selanjutnya, sekitar pukul 15.30 WIB, tim gabungan bersama warga mulai melakukan upaya pengangkatan jasad dari dasar jurang.
Proses tersebut berlangsung penuh kehati-hatian karena kedalaman jurang diperkirakan mencapai sekitar 300 meter dengan dinding tebing yang hampir vertikal.
Setelah perjuangan selama beberapa jam, jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.30 WIB.
Meski berhasil diangkat dari dasar jurang, perjalanan belum berakhir. Tim gabungan masih harus menggotong jasad korban sejauh kurang lebih dua kilometer menuju Talang Bumi Agung sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka.
"Korban berhasil dievakuasi dan tiba di rumah duka sekitar pukul 17.00 WIB," tutup Akhirudin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







