Jelang Hari Raya Kurban, Pemkot Palembang Sidak Pasar dan Peternakan Sapi

AKURAT.CO SUMSEL Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Palembang mulai memperketat pengawasan terhadap kebutuhan pokok dan hewan kurban guna memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
Pemkot memastikan stok pangan di Kota Palembang masih aman hingga akhir tahun 2026. Selain itu, hasil pemeriksaan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) juga menunjukkan bahan pangan di pasar tradisional bebas dari kandungan berbahaya.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengatakan hal tersebut usai melakukan peninjauan di Pasar Kilometer 5 Palembang.
“BBPOM sudah melakukan pengujian terhadap 21 sampel pangan di Pasar Km 5 dan hasilnya sangat baik. Tidak ditemukan kandungan boraks maupun bahan berbahaya lainnya,” ujar Aprizal, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Kambang Iwak Bakal Disulap Lebih Modern, Ada Jembatan Ikonik dan Air Mancur Menari
Selain memastikan keamanan pangan, Pemkot juga memantau perkembangan harga sembako menjelang Iduladha. Menurut Aprizal, secara umum harga kebutuhan pokok masih relatif stabil meski cabai mengalami sedikit kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
“Daya beli masyarakat masih cukup baik dan kondisi pasar juga terpantau kondusif,” katanya.
Untuk menjamin pasokan pangan tetap aman, Pemkot Palembang telah berkoordinasi dengan Bulog terkait ketersediaan stok beras dan bahan pokok lainnya.
“Stok beras kita saat ini sekitar 120 ribu ton dan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir Desember 2026. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada bahan pangan, Pemkot Palembang juga mulai melakukan pengawasan terhadap penjualan hewan kurban yang mulai ramai menjelang Iduladha.
Aprizal mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di kandang peternak resmi agar kesehatan ternak lebih terjamin.
“Kami mengimbau masyarakat membeli sapi atau kambing kurban di tempat peternakan resmi yang ada di Kota Palembang,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Pertanian bersama Satpol PP telah diterjunkan untuk mendata pedagang hewan kurban musiman yang berjualan di sepanjang jalan protokol Kota Palembang.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan hewan yang dijual benar-benar sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.
“Tim sudah turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi ternak. Kami ingin memastikan hewan kurban yang dibeli masyarakat sehat dan aman untuk ibadah kurban,” pungkas Aprizal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









