Sumsel
HL Sumsel

Warga OKI Diminta Waspada, Buaya Muara Kerap Muncul di Sungai Komering Saat Pagi dan Malam

Deny Wahyudi | 9 Mei 2026, 16:27 WIB
Warga OKI Diminta Waspada, Buaya Muara Kerap Muncul di Sungai Komering Saat Pagi dan Malam
Masyarakat diminta untuk sementara menghindari aktivitas mandi, berenang, mencuci, hingga memancing di Sungai Komering, terutama pada malam hari atau sendirian.

AKURAT.CO SUMSEL Kemunculan buaya muara di aliran Sungai Komering, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, membuat warga diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI mengeluarkan imbauan keselamatan kepada masyarakat menyusul laporan kemunculan predator liar tersebut di kawasan bantaran sungai.

Masyarakat diminta untuk sementara menghindari aktivitas mandi, berenang, mencuci, hingga memancing di Sungai Komering, terutama pada malam hari atau sendirian.

Selain itu, orang tua juga diminta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar bantaran sungai demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD OKI, Nova Triyussanto mengatakan, imbauan tersebut dikeluarkan sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan warga yang sehari-hari beraktivitas di sungai.

“Ya, kita mengimbau masyarakat agar tidak bermain di air Sungai Komering, mandi ataupun mencuci di sungai. Memancing juga sebaiknya dihindari, apalagi malam hari,” ujar Nova, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga: Jadwal Terbaru Uji Coba CFD Palembang Tahap III, Pemkot Siapkan dengan Skema Berbeda

Ia juga mengingatkan warga agar tidak membuang sisa makanan ataupun hasil tangkapan ikan ke sungai karena dapat memancing kedatangan buaya ke area permukiman warga.

“Kalau ada yang melihat buaya, segera menjauh dan laporkan kepada BPBD atau pihak terkait supaya bisa ditindaklanjuti,” katanya.

Menurut Nova, wilayah yang paling rawan kemunculan buaya berada di bantaran dan aliran Sungai Komering wilayah Kecamatan Kayuagung. Namun ia tidak menutup kemungkinan reptil tersebut berpindah ke aliran sungai lain.

Karena itu, warga yang beraktivitas di sekitar sungai diminta tetap siaga, terutama pada jam-jam rawan kemunculan buaya.

“Waktu yang paling rawan itu pagi hari pukul 05.00 sampai 08.00 WIB, kemudian malam hari mulai pukul 18.00 sampai 06.00 WIB. Buaya bisa muncul sewaktu-waktu, terutama saat air pasang atau kondisi sungai tenang,” jelasnya.

BPBD OKI menegaskan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Warga diminta segera melapor apabila mengetahui keberadaan buaya di sekitar sungai.

“Kalau melihat atau mengetahui ada buaya, segera hubungi pihak terkait seperti Dinas Perikanan maupun BPSL yang menangani satwa tersebut,” tutup Nova.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia