Dari Dunia Maya ke Pelaminan, Gadis Sumsel Resmi Menikah dengan Pria Turki

AKURAT.CO SUMSEL Kisah cinta yang berawal dari pesan singkat di media sosial berujung manis di pelaminan.
Seorang perempuan asal Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Yuni Maryana, resmi menikah dengan pria asal Turki, Abdullah Ozdemir, pada Jumat (5/6/2026).
Pernikahan pasangan beda negara ini menjadi perhatian warga setempat. Selain karena perjalanan cinta mereka yang terjalin lintas benua, mahar yang diberikan mempelai pria juga mencuri perhatian.
Dalam prosesi akad nikah, Abdullah menyerahkan mahar berupa uang tunai sebesar Rp500 juta dan emas seberat 67 gram kepada Yuni. Mahar tersebut merupakan hasil kesepakatan kedua keluarga sebelum pernikahan dilangsungkan.
Suasana haru dan bahagia mewarnai akad nikah yang berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga besar, kerabat, serta warga sekitar yang turut menyaksikan momen istimewa tersebut.
Kisah cinta keduanya bermula dari perkenalan melalui Direct Message (DM) Instagram.
Dari komunikasi sederhana di dunia maya, hubungan mereka terus berkembang hingga menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR) selama kurang lebih tiga tahun.
Baca Juga: Sinopsis Nobody Loves Kay, Kisah Pro Player Membangun Kariernya di Dunia Gaming
Meski terpisah ribuan kilometer antara Indonesia dan Turki, keduanya tetap menjaga komunikasi dan komitmen hingga akhirnya memutuskan melangkah ke jenjang pernikahan.
"Saya tidak pernah menyangka perkenalan yang berawal dari media sosial bisa membawa kami sampai ke tahap ini. Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak," ujar Yuni usai akad nikah.
Sementara itu, Abdullah mengaku bersyukur karena hubungan yang telah dibangun selama bertahun-tahun akhirnya berakhir bahagia.
"Saya sangat bersyukur bisa menikah dengan Yuni. Dia perempuan yang luar biasa dan saya siap membangun kehidupan bersama dengannya," katanya.
Bagi kedua keluarga, pernikahan ini tidak hanya menjadi momen penyatuan dua insan, tetapi juga menjadi simbol pertemuan dua budaya yang berbeda dalam satu ikatan keluarga.
Usai akad nikah, pasangan tersebut dijadwalkan menggelar resepsi pernikahan pada Minggu (7/6/2026) di Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung.
Acara itu diperkirakan akan dihadiri keluarga besar serta masyarakat sekitar yang turut berbahagia atas kisah cinta lintas negara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun







